News

Kapolda Metro Bakal Buat Kampung Tangguh Demi Putus Mata Rantai Covid-19

Fadil menargetkan 1000 warga Petamburan mengikuti rapid test.


Kapolda Metro Bakal Buat Kampung Tangguh Demi Putus Mata Rantai Covid-19
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Kegitan Maulid Nabi Muhammad SAW dan akad nikah anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat menjadi klaster baru penyebaran virus corona. Sebab, acara itu dihadiri ribuan orang hingga menyebabkan kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran berencana akan membuat kampung tangguh guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. Program ini bakal dijalankan sama seperti saat ia jabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

"Saya Kapolda Metro dan Pangdam Jaya beserta jajaran akan bangun kampung tangguh di wilayah yang jadi epicentrum penyebaran Covid-19 di Jakarta," kata Fadil kepada wartawan, Minggu (22/11/2020). 

Untuk membuat kampung tangguh, Fadil sudah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya dan jajaran bawah untuk kumpulkan data. Nantinya, dari data yang diperoleh itu, ia akan menetapkan titik kampung tangguh.

"Sehingga upaya ini semoga dapat buat DKI yang tadinya merah jadi oranye atau kuning," tegasnya.

Selain itu, Fadil menuturkan kegiatan 3 T (tracing, testing dan treatment) akan terus dilakukan, terutama di kawasan Petamburan. Hal ini demi menutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Fadil menargetkan 1000 warga Petamburan mengikuti rapid test.

"Kegiatan akan dilakukan tiga hari berturut-turut sehingga semua bisa dilakukan tracing dan testing," tuturnya.