Lifestyle

Kapan Waktu yang Tepat Berhubungan Seks Usai Keguguran?

Dampak akibat keguguran berpengaruh buruk pada pasangan. Secara fisik, umumnya wanita akan sembuh dalam dua minggu. Namun, luka emosional lebih butuh waktu


Kapan Waktu yang Tepat Berhubungan Seks Usai Keguguran?
Ilustrasi pasangan yang mengalami keguguran (Baby Center)

AKURAT.CO, Dampak akibat keguguran dapat berpengaruh buruk pada hubungan pasangan. Setelah kehilangan yang menghancurkan, kamu mungkin harus kembali membangun keintiman dengan pasangan. Tetapi menjadi intim setelah mengalami keguguran bisa menjadi tantangan, baik secara fisik dan emosional. Oleh sebab itu, mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk kembali berhubungan seks setelah keguguran bisa jadi rumit.

Para ahli merekomendasikan waktu pemulihan setelah keguguran adalah sekitar dua minggu, tetapi tubuh setiap orang berbeda. Waktu dan penyebab keguguran,usia kandungan, kondisi tubuh setelah penyembuhan, juga dapat memengaruhi berapa lama waktu pemulihan.

"Kamu harus menghindari memasukkan apa pun ke dalam vagina, termasuk tampon dan douching, serta hubungan seksual penetratif, sampai pendarahan berhenti," kata dokter kandungan-ginekologi, Benjamin DiJoseph, DO, dikutip Akurat.co dari Romper, Senin, (2/8/2021).

"Ini akan membantu mencegah infeksi di rahim, dan biasanya terjadi dalam dua minggu," imbuhnya. 

Hal yang sama diungkapkan oleh Dr. Kim Langdon, seorang dokter kandungan di Medzino. 

"Tidak ada pendarahan, nyeri, atau keputihan yang tidak normal berarti kamu sudah boleh berhubungan seks lagi. Dan bahwa “dua minggu mungkin cukup bagi seseorang untuk pulih dari keguguran," jelas Lindon. 

Akan tetapi, keguguran bukan hanya berdampak pada fisik tapi juga emosional. Dua minggu secara umum memang dinilai cukup bagi tubuh untuk kembali berhubungan seks, akan tetapi penyembuhan luka emosional biasanya membutuhkan waktu lebih lama. 

“Kamu juga harus memastikan telah siap secara emosional, karena mungkin perlu berduka atas kehilangan tersebut sebelum akhirnya bisa intim dan melakukan hubungan seks," ujar DiJoseph. 

Situasi setiap orang akan berbeda, tetapi para ahli sepakat bahwa siap secara fisik dan mental untuk berhubungan seks setelah keguguran adalah kuncinya.

Tidak perlu memaksakan diri dan coba kembali secara perlahan. Apabila dibutuhkan, kamu dan pasangan bisa berkonsultasi dengan ahli sebelum akhirnya kembali berhubungan seks.

"Demikian pula, ada beberapa skenario di mana wanita termotivasi untuk kembali  berhubungan seks. Namun,saya juga melihat wanita menolak pasangan mereka untuk beberapa waktu karena memerlukan waktu untuk  penyembuhan," tukasnya.[]