Lifestyle

Kapan Anak Boleh Makan Es Krim? Ini Penjelasannya

Bunda sebaiknya tidak memberikan Si Kecil mengonsumsi es krim terlalu dini


Kapan Anak Boleh Makan Es Krim? Ini Penjelasannya
Ilustrasi - Kapan anak boleh makan es krim? (Freepik)

AKURAT.CO  Es krim mungkin tampak seperti pilihan makanan yang menyenangkan untuk anak-anak. Namun, kapan Si Kecil boleh mengonsumsi es krim?

Si Kecil sebenarnya sudah boleh mengonsumsi es krim saat dia sudah mulai diberikan makanan padat sekitar usia enam bulan.

Tapi Bunda mungkin harus menunggu hingga Si Kecil berusia satu tahun. 

baca juga:

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk menunggu hingga 24 bulan untuk memasukkan gula tambahan ke dalam makanan bayi.

Seperti diketahui, es krim sebagian besar terdiri dari lemak olahan dan gula yang sangat manis, bahkan bahan pewarna, yang tentunya tidak sehat untuk pertumbuhan Si Kecil. 

Bunda juga tidak boleh menyepelekan masalah kesehatan yang mungkin muncul bila memberikan es krim kepada bayi dibawah satu tahun.

Dilansir AKURAT.CO dari berbagai sumber, es krim dapat menyebabkan masalah pencernaan untuk Si Kecil. 

Sebelum satu tahun, kekuatan sistem metabolisme bayi tidak pada tingkat yang dapat dengan mudah mencerna zat-zat yang terkandung dalam es krim.

Selain itu, es krim juga dapat menyebabkan penumpukan gas dan bekerja langsung dengan jaringan kolik.

Hal ini dapat menyebabkan sakit perut dan rasa sakit lain di dalam tubuh bayi, yang menyebabkan gangguan pencernaan dan kadang-kadang muntah.

Hal lainnya yang patut yang harus diwaspadai adalah kehadiran bakteri di es krim.

Dalam proses pembuatannya, ada kemungkinan besar bakteri hadir di dalamnya, baik itu pada es krim dari toko atau buatan rumah.

Untuk bayi yang sistem kekebalannya belum berkembang, bakteri tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan bahkan darurat medis.

Bunda juga perlu mengingat bahwa es krim tidak hanya dibuat menggunakan gula tapi juga produk susu.

Menurut para ahli, Si Kecil sebaiknya menghindari susu murni sampai dia mampu merespons produk produk susu lainnya, secara bertahap. 

Terakhir, jika Bunda memperkenalkan Si Kecil pada es krim terlalu dini, dia mungkin akan ketagihan pada makanan manis, dan kesulitan untuk menyukai alternatif yang lebih sehat.

Kebiasaan makan dan selera dipelajari sejak dini, jadi apa yang Bunda tawarkan kepada anak sekarang akan memengaruhinya selama sisa hidupnya.

Biarkan dia terlebih dahulu memiliki kesempatan untuk menikmati pilihan yang lebih bergizi.[]