News

Kanye West Umumkan 'Nyapres' pada 2024, Donald Trump Dilamar Jadi Cawapresnya

Kanye West Umumkan 'Nyapres' pada 2024, Donald Trump Dilamar Jadi Cawapresnya
Kanye West yang secara resmi mengubah namanya menjadi Ye mengunggah logo kampanyenya di media sosial dengan tagar 'Ye 24'. (REUTERS)

AKURAT.CO Rapper Kanye West mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat (AS) pada 2024. Ia bahkan mengaku telah meminta Donald Trump untuk menjadi calon wakil presidennya.

Dilansir dari BBC, bintang yang secara resmi mengubah namanya menjadi Ye ini mengunggah logo kampanyenya di media sosial dengan tagar 'Ye 24'.

Klaim terbarunya muncul dalam video yang diunggah setelah West datang ke klub golf Mar-A-Lago untuk makan malam dengan Trump awal pekan ini. Ditemani oleh Nick Fuentes, seorang nasionalis kulit putih terkemuka, pria 45 tahun ini mengaku 'lamarannya' membuat Trump sangat terusik.

"Trump pada dasarnya mulai meneriaki saya di meja, bilang saya akan kalah. Pernahkah itu berhasil bagi siapa pun dalam sejarah?" ungkapnya dalam video berjudul 'Mar-A-Lago Debrief' (Tanya Jawab Mar-A-Lago).

Di sisi lain, West berkampanye saat dirundung sejumlah kontroversi yang merusak. Ia panen kecaman setelah hadir di Paris Fashion Week dengan kaus bertuliskan slogan 'White Lives Matter'. Ungkapan tersebut diadopsi oleh supremasi kulit putih yang mulai menggunakannya pada 2015 sebagai tanggapan terhadap gerakan Black Lives Matter.

Mantan suami Kim Kardashian ini lantas mengeklaim para pengkritiknya dibayar oleh komplotan rahasia kaum Yahudi, sebuah kiasan umum untuk anti-Semitisme.

Saat ia terus melontarkan komentar anti-Semit secara daring dan dalam wawancara televisi, West dijatuhkan oleh agennya sendiri. Sementara itu, perusahaan mode, termasuk Gap, Adidas, dan Balenciaga, menyatakan tak akan lagi bekerja sama dengannya.

Musisi ini lantas mengaku telah kehilangan 2 miliar dolar dalam sehari.

Menurut laporan majalah Rolling Stone awal pekan ini, West telah memanfaatkan pornografi, intimidasi, dan manipulasi pikiran, untuk menciptakan lingkungan beracun di kalangan karyawan Adidas yang mengerjakan sepatu merek Yeezy-nya. Pada Kamis (24/11), perusahaan itu mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan independen atas klaim tersebut.

West sebelumnya mencalonkan diri sebagai presiden pada 2020. Namun, kampanyenya gagal dengan hanya meraup 70 ribu suara. Ia berdalih kampanyenya terlambat untuk muncul dalam surat suara di setidaknya 6 negara bagian.

West hanya mengadakan satu kali kampanye terbuka, di mana ia menangis saat mendiskusikan aborsi, dan mendanai 2 iklan televisi. Pada akhirnya, ia hanya terdaftar sebagai kandidat di 12 negara bagian.

Untuk 2024 mendatang, rapper tersebut disinyalir telah meminta Milo Yiannopoulos sebagai manajer kampanyenya. Mantan editor di publikasi sayap kanan Breitbart ini dijauhi oleh kaum konservatif utama setelah beredar video pada 2017 saat ia tampaknya memaafkan pedofilia. Ia pun berdalih sekadar bercanda dan menyatakan jijik pada pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Baru-baru ini, Yiannopoulos bekerja sebagai pemagang untuk anggota kongres dari Partai Republik, Marjorie Taylor Greene.[]