News

Kantor Notaris LDS Digeledah Kasus Pengadaan Tanah, Penyidik Temukan Bukti Transfer

Penyidik menyita sejumlah barang bukti untuk memperkuat pembuktian dan penetapan tersangka. 


Kantor Notaris LDS Digeledah Kasus Pengadaan Tanah, Penyidik Temukan Bukti Transfer
Penggeledahan kantor notaris (Dok. Puspenkum)

AKURAT.CO, Tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta kembali melakukan penggeledahan rumah notaris inisial LDS terkait kasus dugaan korupsi mafia tanah atau pembebasan lahan di Cipayung, Jakarta Timur pada 2018.

Pengadaan tanah yang dilakukan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, diduga merugikan negara yang masuk kualifikasi perbuatan tindak pidana korupsi. 

Penggeledahan itu dilakukan pada Jumat, pukul 17.30 WIB hingga 19.45 WIB. Selain rumah, tim jaksa penyidik Kejati DKI Jakarta juga menggeledah kantor Notaris LDS di daerah Pondok Kelapa Jakarta Timur.

baca juga:

Dalam penggeledahan di kediaman notaris LDS dan kantornya, turut menyita sejumlah barang bukti untuk memperkuat pembuktian dan penetapan tersangka. 

"Tim Penyidik pada Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta, kembali melakukan tindakan hukum penggeledahan sekaligus penyitaan di rumah kediaman saksi Notaris LDS di daerah Jatibening Bekasi. Dan Kantor Notaris LDS di daerah Pondok Kelapa Jakarta Timur," kata Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam dalam keterangannya, Minggu (22/5/2022). 

Lebih lanjut, dikatakan Ashari, penggeledahan yang dilakukan di dua tempat tersebut dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti untuk pengusutan dan penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Cipayung Jakarta Timur. 

Pasalnya, barang bukti dan alat bukti diduga disimpan di kediaman dan kantor notaris LDS. 

"Dimana sebelumnya dari hasil pemeriksaan tim Penyidik terhadap sejumlah saksi, diperoleh informasi adanya barang bukti berupa dokumen penting yang tengah didalami," ucapnya. 

"Barang bukti disinyalir disimpan dan berada di rumah saksi Notaris LDS tersebut," sambungnya.