News

Kantor DPP Golkar Dikunci dan Dijaga Ketat, Pengurus Tak Diizinkan Masuk


Kantor DPP Golkar Dikunci dan Dijaga Ketat, Pengurus Tak Diizinkan Masuk
Polisi berjaga di depan pintu masuk Kantor DPP Partai Golkar (AKURAT.CO/Khalishah Salsabila)

AKURAT.CO, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Jawa dan Kalimantan Partai Golkar, Nusron Wahid menyesalkan adanya larangan terhadap pengurus DPP untuk memasuki kantor DPP Golkar di Jalan Anggrek Nelly, Slipi Jakarta Barat. Nusron dan pengurus lainnya yang ingin menggelar rapat pleno di kantor DPP malah dihadang oleh oknum AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar).

"Berusaha untuk datang ke DPP partai Golkar. Namun tidak bisa masuk karena dikunci rapat dan dijaga oknum AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar). Saya katakan dan polisi, ini ada sesuatu yang sangat tragis," kata Nusron di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

Nusron mempertanyakan mengapa hal tersebut terjadi kepada pengurus partai berlambang pohon beringin itu. "Bendahara partai yang selama kami bayar listrik, maintenace dan bayar mereka semua tapi nggak bisa masuk ke DPP sendiri. Ini saya kehilangan akal sehat saya ini," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengatakan alasannya menyambangi kantor DPP Golkar untuk menyampaikan aspirasi serta meminta kepastian tentang terlaksanakanya Rapat Pleno. Namun, hal itu ia urungkan karena tak bisa memasuki kantor DPP Golkar.

Kantor DPP Golkar Dikunci dan Dijaga Ketat, Pengurus Tak Diizinkan Masuk - Foto 1
Nusron Wahid. AKURAT.CO/Dedi Ermasyah

"Kenapa itu ditanyakan? Karena berdasarkan peraturan organisasi SK 148 tahun 2016 mengatakan bahwa rapat pleno harus dilaksanakana minimal setidaknya 2 bulan sekali," pungkasnya.

Sperti diketahui, sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menggelar Rapat Pleno di Jakarta, Rabu, untuk memproyeksikan program kerja DPP Partai Golkar menghadapi Pilkada Serentak 2020.

Berdasarkan agenda yang diterima wartawan, Rapat Pleno itu awalnya akan diselenggarakan di DPP Golkar, namun kemudian berpindah lokasi ke Hotel Sultan, Jakarta.


"Kita jadinya kumpul di Sultan," kata kader muda Golkar yang merupakan loyalis Bambang Soesatyo, Nofel Saleh Hilabi.

Nofel tidak menjelaskan alasan perpindahan lokasi Rapat Pleno tersebut, termasuk apakah perpindahan lokasi disebabkan adanya upaya dari pihak tertentu yang menghalangi pihaknya masuk ke Kantor DPP Golkar.

Dia mengatakan di Hotel Sultan, politikus Golkar Nusron Wahid selaku pimpinan rapat akan menyampaikan sejumlah keterangan. Nusron sejauh ini masuk dalam bagian tim sukses Bamsoet dalam Munas Golkar mendatang.[]