Olahraga

Kanada Juga Boikot Olimpiade Musim Dingin 2022

Sebelumnya, Amerikat Serikat, Inggris, dan Australia sudah lebih dulu melakukan boikot secara diplomatik.


Kanada Juga Boikot Olimpiade Musim Dingin 2022
Trudeau mengatakan bukti-bukti tersebut didapatkan dari kerja sama intelijen Kanada (Sky News)

AKURAT.CO, Seruan boikot secara diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 semakin kencang. Setelah Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia, kini giliran Kanada yang mengikuti sikap sekutunya.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan bahwa Kanada ikut melakukan boikot diplomatik terhadap ajang multi-olahraga yang akan digelar pada Februari mendatang tersebut karena alasan catatan pelanggaran hak asasi manusia di China.

"Banyak mitra di seluruh dunia sangat prihatin dengan pelanggaran hak asasi manusia yang berulang kali dilakukan oleh pemerintah China. Itu sebabnya kami mengumumkan hari ini bahwa kami tidak akan mengirim perwakilan diplomatik ke Olimpiade Beijing," kata Trudeau kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (9/12).

Namun demikian, Trudeau menyampaikan, Kanada tetap akan mengirimkan kontingen untuk berlaga di Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin di Beijing. Dia menegaskan bahwa para atletnya mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Kanada.

Kanada sendiri merupakan salah satu negara olahraga musim dingin terkemuka di dunia. Mereka sukses menempati urutan ketiga dalam peringkat medali di Olimpiade Musim Dingin 2018 di Korea Selatan.

"Kami sangat jelas selama bertahun-tahun terakhir tentang keprihatinan mendalam kami seputar pelanggaran hak asasi manusia dan ini merupakan kelanjutan dari kami mengungkapkan keprihatinan mendalam kami," tambah Trudeau.

Menanggapi pengumuman boikot diplomatik yang dilakukan oleh Kanada, seorang juru bicara Kedutaan Besar China di Kanada dalam sebuah pernyataan tertulis justru menuduh Trudeau membuat klaim palsu.

"Berdasarkan bias ideologis serta kebohongan dan rumor, Kanada dan beberapa negara barat telah terang-terangan terlibat dalam manuver politik, dengan upaya untuk mengganggu kelancaran Olimpiade Beijing dan Paralimpiade Musim Dingin,” tutur juru bicara itu.

“Penampilan mereka yang kikuk hampir tidak dapat ditemukan. dukungan dan ditakdirkan untuk gagal," tandasnya.

Sumber: Reuters