News

Kanada Diamuk Badai Fiona Berkecepatan 160 Km Per Jam, 20 Rumah Hanyut ke Laut

Kanada Diamuk Badai Fiona Berkecepatan 160 Km Per Jam, 20 Rumah Hanyut ke Laut
Beberapa rumah yang telah ditinggal penghuninya mengungsi di Kanada kini menjadi tumpukan puing-puing di laut akibat diterjang Badai Fiona. (REUTERS)

AKURAT.CO Kanada diamuk badai tropis Fiona pada Jumat (23/9). Padahal, fenomena cuaca semacam itu jarang terjadi di negara tersebut. Polisi pun mengakui badai ini berbeda dari yang pernah mereka saksikan sebelumnya.

Dilansir dari BBC, sebagian dari 5 provinsi dilanda hujan deras dan angin kencang berkecepatan 160 km per jam. Banjir pun meluas dan ratusan ribu warga terdampak pemadaman listrik.

Akibatnya, Perdana Menteri Justin Trudeau memutuskan batal pergi ke Jepang untuk melayat pemakaman mantan Perdana Menteri Shinzo Abe demi menangani dampak badai. Ia pun berjanji akan mengerahkan militer ke Nova Scotia untuk membantu operasi pembersihan.

baca juga:

"Jika ada sesuatu yang dapat dilakukan pemerintah federal untuk membantu, kami akan berada di sana," ungkapnya.

Peringatan badai tropis telah diterbitkan untuk Provinsi Nova Scotia, Pulau Prince Edward, Newfoundland, dan New Brunswick, serta di beberapa bagian Quebec.

Di Port aux Basques, ujung barat daya Newfoundland yang berpopulasi 4.067 jiwa, banjir dahsyat sampai menyebabkan sejumlah rumah dan gedung perkantoran hanyut ke laut, menurut laporan jurnalis lokasl Rene Roy kepada CBC. Daerah itu dalam keadaan darurat.

"Inilah hal paling menakutkan yang pernah saya lihat seumur hidup," komentarnya.

Kanada Diamuk Badai Fiona Berkecepatan 160 KM per Jam, 20 Rumah Sampai Hanyut ke Laut - Foto 1
REUTERS

Ia menambahkan bahwa banyak rumah yang telah ditinggal penghuninya mengungsi kini menjadi tumpukan puing-puing di laut.

"Ada gedung apartemen yang benar-benar lenyap. Ada seluruh jalan yang hilang," tambahnya.

Otoritas lantas mengonfirmasi bahwa setidaknya 20 rumah telah hilang.

Selain itu, seorang wanita diselamatkan setelah jatuh ke air saat rumahnya tersapu di daerah tersebut, menurut Kepolisian Kanada. Ada juga laporan tentang seorang wanita yang tersapu keluar dari ruang bawah tanahnya. Namun, situasinya masih terlalu berbahaya untuk dilakukan pencarian.

Sementara itu, perusahaan listrik telah memperingatkan perbaikan listrik membutuhkan waktu berhari-hari. Pasalnya, kecepatan angin masih terlalu tinggi untuk memperbaiki saluran listrik yang putus.

Badai dahsyat jarang terjadi di Kanada. Pasalnya, badai biasanya telah kehilangan energinya begitu menghantam perairan yang lebih dingin di utara.

Nova Scotia terakhir dihantam oleh topan tropis pada 2003. Fenomena itu dinamai Badai Juan, badai kategori 2 yang menewaskan 2 orang dan merusak struktur serta vegetasi.

Sebaliknya, badai Fiona telah menyebabkan malapetaka di Puerto Rico dan Republik Dominika awal pekan lalu. Banyak daerah yang masih mengalami pemadaman listrik dan air.

Florida juga terancam dihantam badai saat badai tropis Ian menguat dan bergerak di atas Karibia pada Sabtu (24/9). Badai Ian kemungkinan menghampiri Florida awal pekan depan sebagai badai besar.[]