Lifestyle

Kamu Bisa Mengetahui Seseorang Kaya atau Tidak Dari Wajahnya

Berdasarkan hasil riset, kamu bisa mengetahui seseorang adalah orang kaya atau tidak, dari wajahnya saja.


Kamu Bisa Mengetahui Seseorang Kaya atau Tidak Dari Wajahnya
Ilustrasi orang kaya (Pixabay)

AKURAT.CO  Mungkin kamu melihat seseorang adalah orang kaya, dari merek pakaian apa yang dipakai atau kendaraan tipe apa yang dipakai. 

Ternyata, kamu bisa mengetahui seseorang adalah orang kaya atau tidak, dari wajahnya saja.

Hal ini diketahui berdasarkan ebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology, yang  mengemukakan ada kemungkinan besar seseorang dapat mengetahui apakah orang lain kaya atau miskin dengan cara melihat wajahnya. 

baca juga:

Dalam studi yang dipaparkan laman CNBC Make It ini, peneliti memilih subjek foto hitam dan putih yang terdiri dari 80 foto pria dan wanita, tanpa menggunakan tato atau tindikan.

Setengah dari foto-foto tersebut, merupakan orang-orang yang berpenghasilan lebih dari 150.000 dollar per tahun atau kelas atas. 

Setengah lainnya adalah orang-orang yang berpenghasilan di bawah 35.000 dollar atau kelas pekerja.

Foto-foto tersebut kemudian ditunjukkan pada subjek penelitian. Mereka diminta untuk menebak kelas sosial dari masing-masing orang di foto tersebut. 

Hasilnya, sebanyak 68 persen menjawab dengan benar.

"Kalau ditanya kenapa, mereka tidak tahu. Mereka tidak menyadari bagaimana mereka melakukan ini (memilih mana orang kaya dan miskin), " ujar Peneliti sekaligus Mahasiswa Pascasarjana di University of Toronto, R Thora Bjornsdottir kepada CNBC Make It, dikutip pada Kamis (26/5/2022).

Para peneliti pun akhirnya melakukan studi lebih lanjut dengan memperbesar fitur wajah. Mereka menemukan bahwa subjek penelitian masih bisa menebak dengan benar, ketika melihat mata dan mulut.

Menurut peneliti, hal ini kemungkinan terjadi karena pola emosi, yang dapat terlihat membekas di wajah seseorang dari waktu ke waktu. 

Kontraksi kronis otot-otot tertentu sebenarnya dapat menyebabkan perubahan struktur wajah yang dapat dilihat oleh orang lain, bahkan jika mereka tidak menyadarinya.

"Kemungkinan karena pola emosi terukir di wajah mereka dari waktu ke waktu," kata Bjornsdottir.

Apalagi, menurut Bjornsdottir, hubungan antara kesejahteraan jiwa dan kelas sosial telah ditunjukkan oleh penelitian sebelumnya.

"Seiring waktu, wajah Anda secara permanen mencerminkan dan mengungkapkan pengalaman Anda. Bahkan ketika kita berpikir kita tidak mengekspresikan sesuatu, peninggalan emosi itu masih ada di sana," lanjut Peneliti lainnya, Nicholas O Rule pada kesempatan yang sama.