News

Kamrussamad Maknai Idul Adha Jadi Momentum Berkorban untuk Selamatkan Nyawa Rakyat

Menurutnya, pembagian daging kurban di tengah pandemik ini tentunya sangat membantu masyarakat yang terdampak


Kamrussamad Maknai Idul Adha Jadi Momentum Berkorban untuk Selamatkan Nyawa Rakyat
Kamrussamad saat di Rumah Potong Hewan (DOKUMEN)

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan distribusi daging kurban dari pintu ke pintu bisa menjadi solusi terbaik dalam perayaan ibadah kurban di Idul Adha 1442 H.

Tentunya pelaksanaan ibadah kurban di tengah pademi Covid-19 dan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bisa terlaksana dengan tetap menggunakan standar Protokol kesehatan yang sangat ketat.

Menurutnya, pembagian daging kurban di tengah pandemik ini tentunya sangat membantu masyarakat yang terdampak.

”Distribusinya itu door to door, dan kita sudah buat tim di seluruh Indonesia,” kata Kamrussamad dalam keterangan persnya, Rabu (21/7/2021).

Dia menuturkan, orderan pemotongan hewan qurban di RPH meningkat, ini tanda kesadaran masyarakat dalam PPKM Darurat semakin baik. 

Distribusi daging hewan qurban ke masyarakat mendapatkan tiga kilogram daging sapi sehingga membantu masyarakat mendapatkan makanan bergizi dan meringankan himpitan beban masyarakat di saat PPKM.

"Mudah-mudahan bantuan ini mampu meningkatkan asupan makanan warga. Sekaligus pula sebagai bentuk perhatian kami sehingga warga merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit khususnya di saat pemberlakuan PPKM," tegasnya. 

Kamrussamad mengungkapkan, Idul Kurban adalah mentauladani perilaku Nabi Ibrahim yang mengorbankan harta yang dicintainya yaitu putranya Nabi Ismail. Namun Allah mengganti dengan kambing kibas yang sangat bagus.

"Nah, ini memberikan pelajaran bahwa berkurban untuk mencapai ridho Allah dan ketakwaan. Termasuk berkurban membantu warga yang saat ini terdampak langsung maupun tidak langsung karena pandemi yang saat ini kita dihadapi," tegasnya.

Dia berharap pandemi segera teratasi setelah berbagai upaya dilakukan pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19 seraya berharap ekonomi nasional kembali membaik.

"Semoga Allah mengabulkan doa kita," ujarnya.[]