Olahraga

Kambosos Klaim Sudah Jatuhkan Mental Lopez Berbulan-Bulan sebelum Laga

George Kambosos Jr menang angka atas Teofimo Lopez dan merebut gelar juara dunia kelas ringan WBA (Super), IBF, dan WBO.


Kambosos Klaim Sudah Jatuhkan Mental Lopez Berbulan-Bulan sebelum Laga
Petinju asal Australia, George Kambosos Jr, saat berseteru dengan ayah lawannya Teofimo Lopez, Lopez Sr, beberapa hari sebelum pertarungan di New York, akhir pekan lalu. (MATCHROOM/Ed Mulholland)

AKURAT.CO, Perdebatan tentang siapa pemenang pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas ringan WBA (Super), IBf, dan WBO antara Teofimo Lopez dan George Kambosos Jr sepertinya belum juga usai. Terakhir, Kambosos yang menjadi pemenang menuding pendapat tersebut hanya datang dari tim Lopez.

Dalam pertarungan di Teater Hulu, New York, Amerika Serikat, Sabtu (28/11), Kambosos menang angka dalam pertarungan ketat nan dramatis. Dua juri memberikan angka kemenangan untuk Kambosos dan satu juri memenangkan Lopez yang datang sebagai juara bertahan.

“Mereka (juri) mengeluarkan keputusan yang benar dan dunia gembira,” kata Kambosos Boxing Scene. “Tiga orang yang melihat (keputusan) itu secara berbeda adalah Lopez, (ayah Lopez) Lopez Sr, dan juri lain yang memberikan angka untuknya.”

Kambosos menang unggul di delapan ronde dan memberikan tanda dengan menjatuhkan Lopez di ronde pertama. Namun, petinju asal Australia dengan catatan tak terkalahkan itu sempat dijatuhkan Lopez di ronde kesepuluh.

“Kehadiran saya dan apa yang saya lakukan dalam pertarungan ini dan rencana permainan itu, dan mental pertandingan yang saya mainkan dan secara psikologi saya menjatuhkan dia berbulan-bulan sebelumnya,” kata Kambosos.

“Saya yakin saya sudah menjatuhkan dia ketika kami melakukan konferensi pers (bulan April), tepatnya pada pertarungan Jake Paul versus Ben Askren.”

Lopez sendiri menunjukkan ketidaksetujuannya dengan hasil penilaian juri dengan merebut mikrofon dari tangan Kambosos dalam wawancara selepas laga. Dalam kesempatan itu, Lopez menyebut Kambosos sebagai petarung hebat namun ia lebih layak menang.

Kambosos percaya bahwa keberhasilannya menjatuhkan Lopez di ronde pertama mengubah arah pertarungan. Manuver tersebut, kata Kambosos, membuat Lopez bingung dengan jalannya sisa pertarungan.

“Cara saya membawa diri saya ke pertarungan itu adalah apa yang saya lakukan di beberapa ronde, dan terutama melakukan knockdown yang indah itu, yang saya bakal bilang, saya bilang saya menangkap dia sejak awal,” kata Kambosos.

Di sisi lain, Kambosos tidak menutup kemungkinan untuk melakukan tarung ulang melawan Lopez. Petinju berusia 28 tahun tersebut mengisyaratkan bahwa ia bakal menantang Lopez bertarung di negaranya Australia.[]