Olahraga

Kambosos Incar Pertarungan dengan Devin Haney untuk Gelar Tak Terbantahkan

Petinju 29 tahun itu hanya butuh satu gelar lagi untuk menjadi petinju tak terbantahkan di kelas ringan.


Kambosos Incar Pertarungan dengan Devin Haney untuk Gelar Tak Terbantahkan
Petinju kelas ringan asal Australia, George Kambosos Jr berhasil merebut gelar WBA, IBO, WBO dan The Ring dari tangan Teofimo Lopez (bedlefthook.com)

AKURAT.CO, George Kambosos Jr menargetkan pertarungan unifikasi dengan juara kelas ringan, WBC Devin Haney, setelah petinju Australia itu meraih kemenangan mengejutkan melawan Teofimo Lopez di New York, Sabtu (27/11) lalu.

Kambosos sendiri adalah kuda hitam dalam pertarungan tersebut. Namun, ia mampu mengejutkan Lopez yang belum pernah terkalahkan melalui kemenangan split decision dalam pertarungan yang membuat kedua petinju sempat mencium kanvas.

Kemenangan tersebut membuat petinju 28 tahun tersebut mengklaim gelar WBA, IBO, WBO dan The Ring di Madison Garden. Ia hanya butuh satu gelar lagi untuk menjadi petinju tak terbantahkan di kelas ringan.

“Saya suka (opsi) pertarungan dengan Devin Haney. Dia memiliki nama besar dan memiliki satu kepingan, sabuk WBC. Jika (Haney) tidak (tertarik bertarung), kami akan mencari petinju lain. Masih ada beberapa nama besar di kelas ringan,” kata Kambosos dikutip Reuters.

“Jelas saya adalah petinju teratas sekarang, saya yang diburu sekarang, saya bukan pemburu lagi. Banyak yang akan datang untuk mendapatkannya, tetapi mereka akan mendapatkan perlakukan yang sama sepertu yang didapat Lopez.”

Lopez sendiri kemungkinan besar akan naik ke kelas welter ringan, dan tidak ada klausul pertandingan ulang dalam kesepakan untuk pertarungan perebutan gelar tersebut. Di mana hal tersebut memungkinkan Kambosos untuk memilih lawan yang berbeda pada laga selanjutnya.

“Saya hanya akan mencoba untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi setiap harinya. Saya akan tetap rendah hati, fokus, dan tetap di gym untuk menyempurnakan keahlian saya,” kata petinju kelahiran Sydney tersebut.

"Saya baru saja membersihkan semuanya, jadi Anda bisa mengharapkan Kambosos yang jauh lebih baik dalam pertarungan saya berikutnya di awal 2022."

Setelah bertarung di luar negaranya dalam tujuh kontes terakhirnya, Kambosos sangat ingin mempertahankan gelar pertamanya di depan pecinta tinju Australia.

“Saya ingin kembali ke rumah dan memenuhi stadion. Semua sabuk itu, 80 ribu penonton di Sydney atau Melbourne, itu langkah berikutnya. Saya kembali dengan semua gelar dan akan mengisi stadion besar,” tuntasnya.

Devin Haney sendiri rencananya akan coba mempertahankan gelar WBC kelas ringannya melawan Joseph Diaz di MGM Grand Garden Arena, Nevada, pada Sabtu (4/12).[]