Olahraga

Kamaru Usman Merinci Persyaratan Naik ke Kelas Menengah UFC

Usman tampaknya menolak ide jika harus berhadapan dengan Adesanya


Kamaru Usman Merinci Persyaratan Naik ke Kelas Menengah UFC
Juara kelas welter UFC, Kamaru Usman (AKURAT.CO/UFC.COM)

AKURAT.CO, Juara kelas welter UFC (Ultimate Fighting Championship), Kamaru Usman telah mengungkapkan persyaratannya untuk kemungkinan naik ke kelas menengah UFC.

Usman yang memiliki rekor menang-kalah 18-1 MMA, itu berhasil mempertahankan gelar kelas welternya pada event UFC 258 akhir pekan lalu dengan skor TKO di ronde ketiga atas Gilbert Burns.

Kemenangan tersebut juga menjadi yang ketujuh belas beruntun, di mana petarung 33 tahun asal Nigeria itu juga mempertahanan gelar ketiga beruntun..

baca juga:

Usman menerima pujian dari Presiden UFC, Dana White dan menyarankan petarung berjuluk ‘The Nigerian Nightmare’ melampau rekor Georges St-Pierre sebagai juara kelas welter sepanjang masa.

Beberapa orang berpendapat bahwa Kamaru Usman akan menjadi pertarungan yang sempurna untuk ‘menggantikan’ juara kelas ringan UFC yang tak terkalahkan, Khabib Nurmagomedov. Sementara itu, yang lain menyarankan agar Usman naik ke divisi kelas menengah UFC.

“Tentu,” kata Usman ketika ditanya apakah dia akan naik ke kelas menengah jika temannya dan juara saat ini Israel Adesanya meninggalkan divisi tersebut.

“Jika Izzy mau naik. Dia sedang naik daun. Tapi, jika dia bersedia melepaskan sabuk 185 itu dan berkata 'Saya tidak ingin berurusan dengan divisi itu lagi' maka tentu saja. Saya benar-benar akan mencoba pemikiran itu.”

Namun, Usman tampaknya menolak ide jika harus berhadapan dengan Adesanya. Pasalnya, ia lebih memiliki satu orang Afrika dengan satu sabuk juara dari pada satu orang Afrika dengan dua sabuk juara.

“Itu bukan sesuatu yang membuat saya tertarik. Saya sudah menyatakannya berulang kali sebelumnya,” kata Usman menyatakan alasannya tidak naik ke kelas menengah.

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu