Olahraga

Kalahkan Cannonnier, Adesanya Pertahankan Gelar Kelas Menengah

Seraya merayakan kemenangannya, Israel Adesanya secara terbuka mengajukan tantangan terhadap petarung asal Brasil, Alex Pereira.


Kalahkan Cannonnier, Adesanya Pertahankan Gelar Kelas Menengah
Petarung asal Selandia Baru, Israel Adesanya, ketika melepaskan pukulan ke arah Jared Cannonnier di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (2/7). (TWITTER/UFC)

AKURAT.CO, Petarung seni beladiri campuran asal Selandia Baru, Israel Adesanya, kembali mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah UFC. Prestasi ini dicapai oleh atlet kelahiran Nigeria, 22 Juli 1989, tersebut setelah menang angka dalam laga lima ronde atas petarung asal Amerika Serikat, Jared Cannonnier.

Bertanding di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (2/7) atau Minggu siang WIB, Adesanya menang dengan keputusan ketat (uninamous decision). Kemenangan ini merupakan keberhasilan ketiga bagi Adesanya mempertahankan gelar sejak merebut sabuk juara dari Robert Whittaker pada Oktober 2019.

Pertarungan dimulai dengan teriakan penonton yang meneriakkan nama Adesanya ketika sang petarung sedang bertukar tendangan dengan Cannonnier. Serangan Adesanya baru benar-benar terlihat di ronde kedua dengan sejumlah serangan ke arah tubuh Cannonier.

baca juga:

Di beberapa ronde terakhir, Cannonier berusaha melakukan cekikan namun Adesaya bisa mengatasi dengan pertahanannya. Penonton sempat mengejek kedua petarung yang tak banyak melakukan aksi ketika laga memasuki periode akhir.

Seraya merayakan kemenangannya, Adesanya secara terbuka mengajukan tantangan terhadap petarung asal Brasil, Alex Pereira. Beberapa saat sebelumnya di tempat yang sama Pereira bertarung mengalahkan Sean Strickland dengan kemenangan KO di ronde pertama.

“Kami sudah tahu siapa (lawan) berikutnya. Saya menempatkan dia (Pereira) di ‘papan seluncur’,” kata Adesanya.

Cukup beralasan bagi Adesanya mengajukan tantangan terhadap Pereira karena sang lawan dua kali mengalahkannya ketika masih bertarung di tarung bebas. Pereira menang angka pada 2016 kemudian menang KO dengan pukulan tangan kiri pada 2017.

“Saya menghadapi orang yang mengalahkan saya di tarung bebas dan kini dia mengejar saya karena dia tahu saya rajanya dan dia ingin mengambil itu dari saya,” kata Adesanya.

“Anda semua akan melihat apa yang terjadi ketika punggung saya membelakangi dinding (meninggalkan arena). Saya bersiap menghadapi dia.”

Pereira sendiri baru menjalani tujuh pertandingan seni beladiri campuran dengan rekor enam kemenangan dan sekali kalah. Dari enam kemenangan, lima di antaranya adalah kemenangan KO/TKO.

Sementara Adesanya saat ini mencatatkan rekor 24 pertarungan dengan 23 kemenangan dan sekali kalah. Satu-satunya kekalahan Adesanya adalah ketika naik ke kelas berat-ringan menghadapi Jan Blachowicz.[]