Olahraga

Kalah Tipis dari Arab Saudi, Pelatih Timnas Basket Indonesia Beberkan Penyebabnya

Timnas Basket Indonesia harus akui kehebatan Arab Saudi dengan skor 69-67.


Kalah Tipis dari Arab Saudi, Pelatih Timnas Basket Indonesia Beberkan Penyebabnya
Pemain naturalisasi Tim Nasional Basket Indonesia, Brandon Jawato. (FIBA)

AKURAT.CO, Tim Nasional Basket Indonesia kembali gagal memetik kemenangan di ajang kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 untuk Grup C. Meski sempat memimpin, tim tuan rumah harus mengakui kehebatan Arab Saudi dengan skor 67-69.

Dalam pertandingan yang berlangsung di GBK Arena, Jumat (1/6/2022) malam WIB tersebut, Timnas Basket Indonesia sempat memimpin di kuarter kedua dengan skor 39-31. Sayang, keunggulan tersebut gagal dipertahankan.

Vincent Rivaldi Kosasih mencetak angka terbanyak dalam gim malam ini, yakni 15 poin, Andakara Prastawa menyumbang 12 poin, dan 10 poin masing-masing dari Agassi Yeshe Goantara dan Brandon Jawato. Meski kalah, Toroman menganggap hal itu biasa saja.

baca juga:

“Ini bukan kekalahan besar, hanya persiapan untuk Piala FIBA Asia. Menang kalah tidak akan mempengaruhi peluang kami ke Piala Dunia FIBA 2023, tapi laga ini menjadi kesempatan bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain,” kata Toroman dalam jumpa pers usai laga.

Meski timnya kalah, pelatih berkebangsaan Serbia tersebut mengaku cukup puas dengan penampilan para pemain terutama hingga paruh pertama pertandingan saat Andakara Prastawa dan kawan-kawan unggul dalam kedudukan 39-31.

“Kami bermain bagus di tiga kuarter awal dan selalu unggul, tapi kami punya masalah dengan foul trouble. Beberapa pemain juga kurang memiliki pengalaman dalam menghadapi situasi tersebut. Namun secara keseluruhan permainan tim bagus. Mereka mau berjuang,” katanya, sebagaimana diberitakan Antara.

“Masalah utama kami malam ini adalah karena kami banyak mengubah posisi para pemain. Derrick (Michael) biasanya main di posisi 4 (power forward), tapi harus main posisi 5 (center). Lalu Brandon (Jawato) juga biasanya main di posisi 3 (shooting forward), tapi harus bermain di posisi 4,” jelasnya.

Indonesia tidak menurunkan kekuatan penuhnya dalam laga melawan Arab Saudi. Tim Merah Putih harus kehilangan shooting guard andalan Abraham Damar Grahita, yang sedang dalam tahap pemulihan karena mengalami peradangan pada tendon lutut.

Sementara itu, pemain naturalisasi Marques Bolden, disebut Toroman, sedang dalam kondisi tidak fit sehingga dia memilih untuk tidak menurunkan pebasket asal Amerika Serikat itu demi Piala FIBA Asia 2022.

Meski berstatus tuan rumah, Indonesia memang belum otomatis lolos ke Piala Dunia 2023. Namun, Andakara Prastawa dkk masih bisa lolos, dengan syarat setidaknya harus menempati peringkat delapan dari 16 tim yang nantinya akan bermain di Piala Asia FIBA 2022 di Jakarta yang akan diselenggarakan 12-24 Juli mendatang.[]