Olahraga

Kalah dari Jepang, Greysia/Apriyani Harus Puas Jadi Runner-up

Greysia/Apriyani kalah dari unggulan keempat asal Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida.


Kalah dari Jepang, Greysia/Apriyani Harus Puas Jadi Runner-up
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat bertanding di semifinal Indonesia Terbuka 2021 melawan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, Sabtu (27/11). (Badminton Photo/Raphael Sachetat)

AKURAT.CO, Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus puas menjadi runner-up Indonesia Terbuka 2021. Duet ganda putri nomor enam dunia itu kalah dari unggulan keempat asal Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, ldengan skor 19-21 dan 19-21 di Bali International Convention Center, Bali, Minggu (28/11).

Ciri khas permainan ganda putri sudah tersaji sejak awal gim pertama. Kedua pasangan memainkan reli-reli panjang untuk mendapatkan poin. Hanya saja, Greysia/Apriyani lebih banyak dipaksa bertahan karena mendapatkan tekanan oleh lawannya. Kedudukan sempat 3-6 untuk Nami/Chiharu.

Greysia/Apriyani secara perlahan coba berbalik menyerang. Namun, kokohnya pertahanan Jepang membuat mereka tetap tertinggal 6-10. Pantang menyerah, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 itu pun kembali melancarkan serangan bertubi-tubi. Hasilnya, Greysia/Apri mampu mendapatkan lima poin beruntun untuk berbalik unggul 11-10 saat interval. 

Selepas interval, Nami/Chiharu kembali mengambil alih permainan. Walau mendapatkan perlawanan sengit dari Greysia/Apri, namun juara Indonesia Masters 2021 itu mampu mengungguli wakil tuan rumah untuk kedua kalinya pada kedudukan 12-15 dan 13-16.

Enggan memberikan pasangan Jepang di atas angin, Greysia/Apri pun mengejar ketertinggalan menjadi 17-17. Saat kedudukan tersebut, terjadi reli terpanjang dalam laga ini. Tercatat 192 pukulan dilepaskan kedua pasangan untuk merebutkan satu poin. Untungnya, smash Nami Matsuyama terlalu melebar di sisi kanan sehingga kedudukan 18-17 untuk pasangan Indonesia.

Sayang, saat poin kritis setelah reli panjang, Greysia/Apriyani tak mampu mempertahankan keunggulan. Sebaliknya, Nami/Chiharu berhasil merebut gim pertama dengan skor 19-21.

Memasuki gim kedua, tempo pertandingan tidak banyak berubah. Kedua pasangan masih terlibat reli-reli panjang. Situasi selanjutnya pun mirip seperti gim pertama. Walau ketat di awal, tapi Nami/Chiharu lah yang memimpin laga sejak skor 2-4 hingga 5-7.

Perjuangan tanpa henti terus ditunjukkan Greysia/Apri. Usahanya pun membuahkan hasil ketika mampu menyamakan kedudukan menjadi 7-7, sebelum akhirnya kembali meraih interval gim kedua dengan skor 11-9.

Keunggulan dua angka jelas membuat kepercayaan diri Greysia/Apri meningkat. Terbukti, pasangan peraih emas SEA Games 2019 ini bisa mempertahanka, bahkan memperbesar keunggulannya semakin jauh 15-9.

Kelengahan sempat dialami Greysia/Apriyani. Situasi itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh Nami/Chiharu untuk memperkecil keunggulan. Secara perlahan, pasangan juara Asia junior 2015 itu mengejar 15-12, lalu menyamakan skor 17-17.

Sama seperti gim pertama, saat kedudukan tersebut kembali terjadi reli panjang melebihi 100 pukulan. Sayang, hasilnya kini jadi milik Nami/Chiharu dan mereka membalikkan keunggulan 17-18, untuk kemudian memenangkan gim kedua 21-19.

Dengan hasil ini, maka Greysia/Apriyani gagal menjadi yang terbaik di Indonesia Terbuka 2021. Sementara bagi Nami/Chiharu, hasil ini jadi keberhasilan kedua menjadi juara di Bali. Sebelumnya, mereka sudah merasakan podium tertinggi di Indonesia Masters 2021 pada akhir pekan lalu.[]