News

Kakanwil Kumham DKI Minta Anak Buahnya Waspada Varian Covid-19 Baru di Lingkungan Kerja

Ibnu Chuldun menginstruksikan kepada seluruh kepala unit pelaksana tekhnis (UPT) Pemasyarakatan untuk mengetatkan kembali protokol kesehatan.


Kakanwil Kumham DKI Minta Anak Buahnya Waspada Varian Covid-19 Baru di Lingkungan Kerja
Kakanwil Kumham DKI Jakarta Ibnu Chuldun menyalami pejabat yang dilantik. (Humas Kanwilkum HAM DKI Jakarta)

AKURAT.CO, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Ibnu Chuldun mengingatkan kepada seluruh unit kerja di bawah Kemenkumham untuk mewaspadai Covid-19 varian Omicron yang saat ini sedang menghantui beberapa negara.

Dia menginstruksikan kepada seluruh kepala unit pelaksana tekhnis (UPT) Pemasyarakatan untuk mengetatkan kembali protokol kesehatan (prokes) di unit kerja masing-masing. 

Pernyataan itu dia sampaikan saat melantik tiga Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Senin (29/11/2021) di Aula Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

"Seluruh jajaran untuk waspada akan varian baru virus corona “Omicron” yang saat ini telah menyebar sampai ke Hongkong dan beberapa Negara di Benua Eropa," katanya disaksikan Kepala Divisi Pemasyarakatan dan Para Kepala UPT jajaran pemasyarakatan.

Dia menginstruksikan agar seluruh kepala UPT Pemasyarakatan berinisiatif membuat kebijakan pencegahan penularan virus varian baru di lingkungan masing-masing. Termasuk diantaranya terhadap warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP). 

"Saya menginstruksikan seluruh Kepala UPT yang hadir untuk mengambil langkah preventif dengan penerapan protokol kesehatan yang terus diperketat, penyemprotan disinfektan secara rutin, mendata dan memfasilitasi pegawai yang belum terakomodir vaksinasi, serta disiplin mengimplementasikan penerapan PPKM Level 1 di Provinsi DKI Jakarta," katanya. 

Selain soal upaya pencegahan penularan varian baru, Ibnu Chuldun juga menyampaikan hal penting lain yakni yang terkait Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di mana saat ini telah memasuki tahap penilaian Tim Penilai Nasional (TPN).

Sebab, sebanyak 5 satuan kerja dijadikan sampling verifikasi lapangan yaitu Lapas Kelas I Cipinang, Lapas Khusus Narkotika Kelas IIA Jakarta, Kanim Kelas I TPI Jakarta Utara, Bapas Kelas I Jakarta Selatan dan Rutan Kelas I Pondok Bambu. 

"5 Satuan Kerja tersebut diharapkan dapat mempersiapkan dokumen, sarana dan prasarana serta memastikan inovasi dan layanan unggulan berjalan dengan baik”, tutur Ibnu. 

Dia juga berharap agar satuan kerja lainnya untuk tetap menjaga dan memelihara proses pelayanan publik secara maksimal. Ibnu Chuldun mengapresiasi Lapas Kelas I Cipinang yang telah menerapkan program Back to Basics untuk mencegah penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaan tugas di bidang pemasyarakatan. 

Kakanwil berharap Lapas dan Rutan di Wilayah DKI Jakarta dapat mengikuti jejak Lapas Kelas I Cipinang dalam melakukan pengelolaan kantin non tunai, memeriksa dan mencegah masuknya handphone dan barang-barang milik pegawai maupun pengunjung di P2U, menghindari kekerasan, pemerasan dan pungli terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta tidak lagi menerima tamu di ruang kerja pejabat maupun pegawai sehingga seluruh layanan dilakukan di area publik yang telah ditetapkan.

Untuk diketahui, tiga Kepala UPT yang dilantik yaitu Kepala Lapas Khusus Narkotika Kelas IIA Jakarta Bayu Irsahara, Kepala Rutan Kelas I Cipinang M. Pithra Jaya Saragih, dan Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Fonika Affandi.[]