News

KAI: 11.500 Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Gambir

KAI: 11.500 Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Gambir
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta membenarkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan, Sabtu (28/12/2019). (AKURAT.CO/Denny Iswanto)

AKURAT.CO, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Eva Chairunisa mencatat bahwa sebanyak 11.500 pengguna jasa kereta api (KA) telah meninggalkan Jakarta dari Stasiun Gambir.

Eva menyebutkan bahwa 32 KA siap dioperasikan per hari ini tak cukup sampai disitu disediakan 8 KA tambahan di Stasiun Gambir.

"Dari Stasiun Gambir sendiri sudah mulai terjadi peningkatan jika dibandingkan 1-2 hari kemarin sekitar 11.500 yang berangkat pengguna jasa dengan dilayani (oleh) 32 KA dengan 8 KA diantaranya tambahan," kata Eva kepada ketika dijumpai awak media, di Stasiun Pasar Senen, pada Selasa (26/4/2022).

baca juga:

Di samping itu, PT KAI telah mencatat bahwa pemesanan tiket kereta pada tanggal H-5 hingga H-1 Lebaran telah mencapai 99 persen.

"Untuk posisi saat ini memang untuk perjalanan mulai tanggal 27 April sampai dengan 1 Mei 2022 kini tingkat keterisiannya sudah sangat padat ya sudah 95 sampai 99 persen," imbuhnya.

Sementara, tiket yang tersedia saat ini, hanya terbatas pada perjalanan jarak sedang seperti Bandung dan Cirebon.

"Artinya memang masih ada tiket-tiket terbatas jenis KA-nya dalam perjalanan jarak sedang seperti ke Bandung atau Cirebon. Tapi kalau untuk Jawa Tengah atau Jawa Timur ini okupansi nya sudah sangat padat sekali," ungkapnya.

Sementara, bagi penumpang yang baru akan melakukan pemesanan tiket mudik lebaran dengan kereta api. Penumpang dapat memilih alternatif tanggal dalam perjalanan mudiknya.

"Kita informasikan bahwa ada tanggal-tanggal yang masih mendekati momen lebaran tapi memang mungkin bukan sebelum lebaran misalnya  dari tanggal 3 sampai 5 Mei ini masih dapat ketersediaan tempat duduk," ujarnya.

"Jadi memang sekitar 50 persennya sudah dipesan tapi masih ada ketersediaan tempat duduk. Ini bisa menjadi tanggal alternatif pilihan kalau tetap akan menggunakan kereta api," pungkasnya.[]