Olahraga

Kaget Didepak Haas, Mick Schumacher Targetkan Comeback di F1 2024

Kaget Didepak Haas, Mick Schumacher Targetkan Comeback di F1 2024
Putra Michael Schumacher, Mick Schumacher kehilangan tempat atau grid untuk F1 2023 (Instagram.com/mickschumacher)

AKURAT.CO, Nama Mick Schumacher menghilang dari formasi dan line-up kejuaraan dunia balap Formula One (F1) 2023. Putra Michael Schumacher itu langsung menargetkan comeback alias kembali beraksi di 2024.

Absennya Schumacher untuk F1 2023 memang sangat menarik perhatian. Sebab, pembalap berusia 23 tahun itu didepak oleh timnya, Haas dan posisinya langsung digantikan oleh Nico Hulkenberg di musim depan.

Usai pemecatan Haas terhadap Schumacher, formasi F1 2023 menyisakan satu tempat di Williams Racing untuk menjadi partner Alex Albon. Namun, posisi itu diambil oleh Logan Sargeant, sehingga Schumacher harus absen selama semusim.

baca juga:

Schumacher pun tak menampik bahwa dirinya kaget kalau tak akan berpartisipasi di F1 2023. Walau demikian, ia enggan terlalu mengambil pusing perihal tersebut.

“Saya terkejut. Rasanya bukan balapan terakhir musim ini dan rasanya bukan balapan terakhir saya. Pikiran saya cukup mantap untuk kembali pada tahun 2024 jika tidak lebih awal pada tahun 2023,” kata Schumacher di Abu Dhabi, seperti dipetik dari Crash, Rabu (23/11).

“Saya tidak akan mengatakan bahwa saya merasa [saya dalam] posisi [untuk kursi penuh waktu] tetapi saya merasa yakin bahwa saya akan dapat memperoleh sesuatu. Saya merasa telah menunjukkan kecepatan saya dan saya tahu banyak orang senang dengan perkembangan saya.”

Meski kehilangan tempat di grid F1 2023, Schumacher dikaitkan untuk menjadi pembalap cadangan untuk tim Mercedes. Pembalap asal Swiss itu diharapkan bisa menjadi pengganti Nyck de Vries dan Stoffel Vandoorne sebagai pembalap cadangan tim asal Jerman tersebut.

Nyck de Vries diketahui menjadi pembalap utama untuk AlphaTauri, sedangkan Stoffel Vandoorne didapuk sebagai pembalap cadangan untuk Aston Martin.

Bos Mercedes Toto Wolff pun mengutarakan minatnya untuk mengontrak Schumacher. Terlebih, ayah sang pembalap yang juga legenda F1, Michael Schumacher, memulai karier balap mobilnya bersama Mercedes dan pernah memperkuat tim pada 2010.

“Mick adalah seseorang yang selalu dekat di hati kami karena Michael atau seluruh keluarga Schumacher. Ralf berada di DTM untuk waktu yang lama bagi kami, putranya membalap Mercedes di GT, dan [Mick adalah] pemuda yang cerdas dan santun. Dia sangat sukses dalam formula junior,” tutur Wolff.

“Kami percaya bahwa kami dapat menjaganya jika situasinya terjadi dan dengan seseorang yang cocok dengan tim, tetapi kami belum benar-benar meletakkan pena di atas kertas. Kami belum benar-benar mendekati persyaratan apa pun.”[]