News

Kabur dari Tahanan Polisi, Pembunuh Berantai Anak-anak di Kenya Tewas Dihakimi Tetangga

Masten Wanjala, tersangka atas pembunuhan lebih dari 10 anak lelaki selama 5 tahun, menyamar sebagai pelatih sepak bola untuk memancing korbannya.


Kabur dari Tahanan Polisi, Pembunuh Berantai Anak-anak di Kenya Tewas Dihakimi Tetangga
Masten Wanjala melarikan diri di tengah proses penyelidikan polisi, tetapi kemudian tewas dihakimi massa. (Foto: Direktorat Investigasi Kriminal Kenya via BBC) ()

AKURAT.CO Massa di Kenya barat telah membunuh seorang pembunuh berantai yang mengaku melarikan diri dari tahanan 2 hari lalu.

Dilansir dari BBC, Masten Wanjala merupakan tersangka atas pembunuhan lebih dari 10 anak lelaki selama 5 tahun. Ia menyamar sebagai pelatih sepak bola untuk memancing korbannya ke daerah terpencil. Setelah itu, ia menyerang mereka.

Beberapa korban dijadikan sandera demi uang tebusan. Ia juga mengaku membius korbannya, bahkan ada yang diminum darahnya.

Setelah ditangkap pada bulan Juli, ia memandu polisi ke lokasi kuburan para korbannya. Di sana, ditemukan mayat-mayat.

Namun, ia berhasil melarikan diri pada Rabu (13/10). Otoritas langsung meluncurkan perburuan besar-besaran, sedangkan 3 petugas polisi yang bertugas saat itu telah didakwa atas kelalaian dan membantu tersangka kabur.

Jejak Wanjala lantas terlacak oleh para penduduk desa di sebuah rumah di Kota Bungoma. Ia dilaporkan pulang ke rumah orang tuanya, tetapi orang tuanya tak mengakuinya. Buronan itu lantas dicekik oleh para tetangga yang memergoki keberadaannya di sana.

Wanjala sempat menghindari kecurigaan penduduk setempat dengan pindah ke rumah terdekat, menurut komandan polisi Bungoma, Musyoki Mutungi, kepada surat kabar Standard Kenya. Nahas, ia dipukuli sampai mati oleh massa. Diperkirakan keluarganya tengah mengidentifikasi mayatnya.

"Entah bagaimana ia bisa pergi jauh dari Nairobi ke rumahnya di desa. Warga desa yang penasaranlah yang pertama kali memergokinya lalu membunuhnya, bahkan polisi saja belum diberi tahu," terang Mutungi.

Kasus buronnya Wanjala ini juga memicu desakan publik agar kepala polisi Kenya mengundurkan diri.[]