News

Kabupaten Gorontalo Utara Sukses Gelar Pilkades Serentak 

Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo melaksanakan pilkades serentak pada 34 desa


Kabupaten Gorontalo Utara Sukses Gelar Pilkades Serentak 
Pilkades Serentak Kabupaten Gorontalo (Screen Shoot)

AKURAT.CO Pada Selasa, 5 Juli 2022 Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo melaksanakan pilkades serentak pada 34 desa di 11 kecamatan dan diikuti oleh 114 calon kepala desa, 92 calon kepala desa laki-laki dan 22 calon kepala desa perempuan, dengan jumlah DPT sebanyak 28.065 pemilih yang tersebar di 73 TPS. 

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Gorontalo Utara sudah menyesuaikan regulasi melalui Peraturan Bupati Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa yang di dalamnya telah mengatur mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembatasan DPT maksimal 500 orang per TPS.

Sementara keadaan terkendali dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Gorontalo Utara telah dinyatakan dalam Surat Bupati Gorontalo Utara Nomor 140/DPMD/241/VI/2022 tanggal 30 Juni 2022 hal Laporan Kesiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2022 di Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo.

baca juga:

Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa melakukan pemantauan secara virtual untuk melihat praktek langsung dari penerapan protokol kesehatan selama pilkades serentak di Kabupaten Gorontalo Utara.

Secara umum, berdasarkan laporan dari tim pemantau daerah di TPS desa sampel bahwa proses pemungutan suara sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2020 dimana pada TPS tersebut sudah menyediakan sarana cuci tangan, thermo gun, sarung tangan sekali pakai hingga penyemprotan disinfektan secara berkala.

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo berharap Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk tetap waspada dan tidak lengah terhadap pandemi Covid-19 terutama di tengah kemunculan kasus Omicron BA.4 dan BA.5 dengan memperkuat PPKM mikro melalui pengoptimalan posko desa, tetap mendorong penerapan 5M, mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 khususnya vaksin booster dan tetap melakukan pemantauan kondisi penyebaran Covid-19 pasca pelaksanaan pilkades serentak.