News

Kabar Terkini Formula E: Bamsoet Ketua Pengarah, Sahroni Ketua Pelaksana

Persiapan pelaksanaan Formula E pada 4 Juni 2022 insyaallah berjalan baik dengan skema kolaborasi antara Jakpro dan IMI


Kabar Terkini Formula E: Bamsoet Ketua Pengarah, Sahroni Ketua Pelaksana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait korupsi lahan di Jakarta, Selasa (21/9/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo dan Sekjen IMI Sahroni mengorganisasi pelaksanaan balapan Formula E atau E Prix. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut penunjukan Bamsoet dan Sahroni merupakan bentuk kolaborasi. 

Perkembangan terkini pelaksanaan Formula E disampaikan Anies usai bertemu dengan Co-Founder Formula E Alberto Longo, Dirut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo dan Sekjen IMI Sahroni. Sahroni didaulat sebagai ketua pelaksana sementara Bamsoet menjadi ketua panitia pengarah. 

"Jadi kegiatan Formula E nanti diselenggarakan sebagai sebuah kolaborasi. Akan ada steering committee yang dipimpin langsung Pak Bambang Soesatyo lalu organizing committee yang dipimpin Pak Sahroni dan operasional pelaksanaannya dikerjakan Jakpro," kata Anies melalui potongan video yang beredar Kamis malam (25/11/2021). 

Anies berupaya meyakinkan bahwa persiapan pelaksanaan even internasional yang dihelat pada 4 Juni 2022 itu berjalan baik. Karenanya, tidak ada kendala-kendala berarti dalam kegiatan tersebut. 

"Kami menyampaikan bahwa alhamdulillah persiapan pelaksanaan Formula E pada 4 Juni 2022 insyaallah berjalan baik dengan skema kolaborasi antara Jakpro, IMI dalam mengorganisasi event ini," katanya. 

Anies menyatakan, event Formula E merupakan ajang promosi Indonesia di kancah internasional. Apalagi event itu bakal ditayangkan di lebih dari 100 negara. Dengan kegiatan Formula E Indonesia bisa setara dengan negara-negara lain di dunia. 

Sebelumnya, Anies juga menolak lokasi gelaran balap mobil listrik Formula E di Jakarta diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Anies beralasan urusan teknis tak mungkin diserahkan ke presiden. 

Informasi itu sebelumnya dilontarkan oleh Bamsoet. Bamsoet bahkan merinci lima lokasi alternatif yang akan dijadikan venue Formula E selain di Monas, yakni area Sudirman, Pondok Indah Kapuk, area sekitar stadion Jakarta Internasional Stadion, area JIExpo Kemayoran, dan Ancol. 

"Jadi nanti ada lima yang nanti kita sampaikan ke presiden dengan studi yang nanti Alberto Longo (Pihak Formula E) akan susun sedemikian rupa plus minusnya wilayah-wilayah itu," katanya. 

"Masa lokasi (balapan Formula E diputuskan) presiden? Ya enggak lah. Lokasi kok masa urusan presiden," kata Anies.[]