News

Kabar Gembira, Sandiaga Bilang Pelaku Parekraf Bisa Beraktivitas Saat PPKM Darurat, tapi...

Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan sekitar 34 juta pelaku parekraf terdampak kebijakan PPKM darurat.


Kabar Gembira, Sandiaga Bilang Pelaku Parekraf Bisa Beraktivitas Saat PPKM Darurat, tapi...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjadi pembicara usai disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 produksi Sinovac Astra Zeneca di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan sekitar 34 juta pelaku parekraf terdampak kebijakan PPKM darurat. Dia menyatakan tidak sedikit usaha ditutup, termasuk destinasi wisata.

 "Pada intinya dampak luar biasa, PPKM darurat menghentikan mobilitas sampai menutup destinasi wisata. 34 juta pelaku usaha ekonomi kreatif tidak berkegiatan," kata Sandiaga kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Sandiaga mengatakan, Bali merupakan salah satu daerah yang paling terdampak PPKM darurat. Selain itu, pelaku ekonomi kreatif seperti perfilman juga banyak yang mengeluh, misalnya terkendala dalam melakukan syuting.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa pelaku parekraf tetap bisa melakukan aktivitas, namun ada syaratnya.

"Syaratnya patuhi ketentuan PPKM Darurat. Kita akan bantu fasilitasi, misalnya sektor perfilman bisa syuting di kawasan Politeknik Pariwisata Bali," kata Sandiaga.

Sementara itu, mengenai wacana PPKM darurat diperpanjang, Sandiaga mengatakan bahwa efek yang dirasakan pelaku parekraf akan terasa pada bulan depan.

"Efek terlihat di bulan depan begitu nanti pelaku parekraf merasakan untuk mengambil keputusan apakah PPKM darurat ini berdampak ke nasib pekerja (yang mungkin) akan dirumahkan atau dari bantuan pemerintah," jelas dia.

Sejauh ini ada beberapa langkah yang dilakukan pemerintah untuk membantu meringankan para pelaku parekraf yang terdampak pandemi, salah satunya menyiapkan program dana hibah pariwisata.

Kemenparekraf juga turut menyiapkan bantuan lainnya untuk pelaku parekraf, yaitu bantuan insentif pemerintah, bantuan sosial yang akan disalurkan Kementerian Sosial, maupun bantuan likuiditas lainnya.

Sebelumnya, Sandiaga melihat adanya peluang besar di sektor pariwisata halal. Karena itu, pihaknya kini tengah fokus menyiapkan Indonesia sebagai destinasi utama wisata halal di dunia.

Sandiaga mengatakan tiga negara yang menjadi tujuan wisata muslim dunia ASEAN adalah Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Indonesia punya peluang besar karena memiliki pemenang tingkat dunia.

"Ada 10 destinasi pariwisata ramah muslim di Indonesia, ini menarik. Kita sudah memiliki pemenang tingkat dunia, yakni Lombok, Aceh, Sumatra Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Riau dan Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan. Ini destinasi-destinasi yang menjanjikan untuk perkembangan ke depan," kata Sandiaga dalam keterangannya, Senin (11/7/2021).[]