Lifestyle

Kabar Baik Bagi Alergi Susu Sapi, OATSIDE Hadir Di Indonesia

Kamu berpikir kalau susu oat pasti mahal dan susah di dapat. Akan tetapi, hal itu tidak akan kamu alami, jika kamu memilih mengonsumsi OATSIDE


Kabar Baik Bagi Alergi Susu Sapi, OATSIDE Hadir Di Indonesia
Ilustrasi susu oat dari OATSIDE (AKURAT.CO /Annisa Fadhilah)

AKURAT.CO Oat merupakan jenis gandum sehat. Biasanya, oat lebih umum dimakan sebagai salah satu jenis sereal dengan tambahan susu.

Sekarang ini oat juga bisa dibuat menjadi susu. Susu ini sangat diminati, terutama di kalangan vegan atau orang yang alergi susu sapi.

Namun, kamu berpikir kalau susu oat pasti mahal dan susah di dapat. Akan tetapi, hal itu tidak akan kamu alami, jika kamu memilih mengonsumsi OATSIDE. 

baca juga:

Sebab, susu oat OATSIDE asal Singapura, sudah ada di Indonesia. 

Susu OATSIDE ini distribusikan oleh PT Sukanda Djaya di Indonesia, sekarang sudah bisa di beli di platform e-commerce, pasarswalayan bahkan kedai-kedai kopi di Indonesia.

Menurut pantauan AKURAT.CO di e-commerce Tokopedia, susu OATSIDE ini dijual dari Rp 45 ribu hingga Rp 60 ribu. Ini lebih murah dibandingkan susu oat merek lain dari luar negeri di Indonesia, sekitar Rp 60 ribu lebih.

"OATSIDE ini menggunakan oat dari Australia, yang diekstrasi di Pabrik kami di Bandung. Kenapa di Bandung? Karena Bandung memiliki banyak mata air pegunungan yang bersih, serta akomondasi distribusinya juga mudah," ujar Founder dan CEO OATSIDE, Benedict Lim di Common Grounds Menteng di Jakarta, pada Rabu (26/01). 

"Oleh karena itu, susu oat dari OATSIDE lebih malty dan creamy, dibanding dengan susu oat lain yang agak encer, rasanya sedikit pait," jelas Benedict. 

Benedict menambahkan, OATSIDE juga diciptakan dengan memikirkan keberlangsungan bumi sehingga produksi susu OATSIDE HANYA membutuhkan90% lebih sedikit lahan dan air, serta memproduksi emisi 70% lebih sedikit dibandingkan susu sapi. 

"Sejalan dengan misi keberlanjutan lingkungan kami, OATSIDE memilih bahan-bahan yang bersertifikat Rainforest-Alliance dan menggunakan kemasan papan kertas yang dapat didaur ulang yang berasal dari bahan bersertifikat Forest Stewardship Council," ungkapnya.

OATSIDE Tiga varian susu dari OATSIDE AKURAT.CO / Annisa Fadhilah

Menurut Benedict, OATSIDE memiliki 3 varian rasa dan semua varian ini sudah ada di Indonesia, antara lain:

OATSIDE Barista Blend 

Benedict mengatakan, OATSIDE Barista Blend bisa memberikan rasa yang kaya bagi kopi dan teh, tetapi tidak menutupi rasa kopi dan teh. OATSIDE Barista blend juga dapat menciptakan foam indah ketika dipanaskan untuk latte art. 

"Varian ini tidak menggunakan gula, lebih rendah lemak jenuh dari susu sapi dan memilki asam laktat yang rendah," katanya. 

"Susu oat ini juga tidak mengunka penstabil dan pengental," tambahnya.

OATSIDE Chocolate 

OATSIDE Chocolate adalah susu oat rasa cokelat hitam yang kaya rasa dan kompleks. Varian yang dibuat untuk orang dewasa dananak-anak. 

Benedict mengungkapkan, OATSIDE Chocolate tidak mengandung perasa buatan, dan memiliki gula yang lebih sedikit dibandingkan mayoritas susu coklat lainnya sekitar empat sampai enam persen tetapi masih mempertahankan rasa cokelat yang lezat. 

"Untuk memperoleh rasa yang kompleks, susu ini dibuat dari bahan biji kakao 100% dengan komposisicampuran kakao Indonesia dan Africa yang bersertifikat Rainforest Alliance. Untuk kakao Indonesia berasal dari Sulawesi, sedangkan kakao Afrika berasal dari negara Ethopia, Ghana dan Pantai Gading," ucapnya.

OATSIDE Chocolate Hazelnut 

OATSIDE Chocolate Hazelnut adalah “gianduja” cair yang sangat lembut dengan kandungan dark hazelnut panggang yang tinggi, sehingga konsistensinya kental dari pada susu oat cokelatb hazelnut lainnya. 

"OATSIDE Chocolate Hazelnut juga tidak mengandung perasa buatan, sebagai gantinya mengandalkan rasa dari hazelnut berkualitas tinggi dan 100% bersertifikat Rainforest-Alliance, yang berasal dari Turki," tutunrnya.

“Saya tidak sabar untuk masyarakat Indonesia bergabung dengan kami di OATSIDE. Kami telah bekerja sangat keras untuk mengembangkan susu plant-based yang tidak mengorbankan kualitas, rasa dan tekstur," terangnya.