News

Junta Myanmar Obral Harapan Palsu, Bui Kembali 110 Demonstran yang Sudah Diberi Amnesti

Ada yang ditangkap lagi begitu tiba di rumah, ada juga yang hanya diantar sampai depan pintu penjara, lalu dijebloskan lagi dengan tuduhan tambahan.


Junta Myanmar Obral Harapan Palsu, Bui Kembali 110 Demonstran yang Sudah Diberi Amnesti
Keluarga menyambut pembebasan para tahanan oleh Junta Myanmar, termasuk para demonstran yang memprotes kudeta militer. (Foto: REUTERS) ()

AKURAT.CO Lebih dari 100 demonstran antikudeta Myanmar telah dibebaskan dengan amnesti. Namun, mereka kembali ditangkap junta baru-baru ini, menurut kelompok pemantau lokal yang melacak penahanan dan pembunuhan di negara itu.

Dilansir dari AFP, negara Asia Tenggara ini ricuh sejak kudeta pada bulan Februari. Lebih dari 1.100 orang tewas dalam tindakan keras terhadap perbedaan pendapat dan lebih dari 8 ribu orang ditangkap, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Pada Senin (18/10), militer mengumumkan akan membebaskan lebih dari 5 ribu orang selama 3 hari raya Buddha, Thadingyut. Angka sebenarnya dari mereka yang dibebaskan di seluruh negeri sulit untuk diverifikasi. Banyak yang dibebaskan setelah menandatangani dokumen perjanjian untuk tidak melakukan pelanggaran lagi.

Namun, menurut AAPP, setidaknya 110 orang yang telah diampuni ditangkap kembali.

"Beberapa ditangkap kembali begitu mereka tiba di rumah. Beberapa lainnya diberi tahu kalau mereka masuk dalam daftar yang dibebaskan. Namun, mereka hanya dibawa ke depan pintu penjara, lalu dijebloskan lagi dengan tuduhan tambahan," bunyi pernyataan AAPP pada Kamis (21/10).

Otoritas Myanmar membebaskan lebih dari 2 ribu demonstran dari penjara di seluruh negeri pada bulan Juni, termasuk wartawan yang kritis terhadap pemerintah militer. Namun, masih banyak yang ditahan, termasuk jurnalis Amerika Serikat (AS), Danny Fenster, yang ditangkap pada 24 Mei.[]