News

Jumlah Korban Keracunan Makanan di Sukabumi Terus Bertambah, Terkini Jadi 159 Orang

Terkini, hingga Sabtu (30/7/2022) jumlah korban telah mencapai 159 orang.

Jumlah Korban Keracunan Makanan di Sukabumi Terus Bertambah, Terkini Jadi 159 Orang
Warga Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang mengalami keracunan saat ditangani tim medis Puskemas Ciracap pada Sabtu (30/7/2022). (dok.sukabumiupdate.com)

AKURAT.CO, Jumlah korban keracunan makanan nasi kotak di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi terus bertambah. Terkini, hingga Sabtu (30/7/2022) jumlah korban telah mencapai 159 orang.

Seperti diketahui, peristiwa keracunan makanan ini berawal dari nasi kotak acara syukuran warga yang pulang ibadah haji pada Kamis (28/7/2022) kemarin. Warga yang mengalami keracunan merasakan muntah-muntah, mual hingga mencret.

Dari ratusan orang yang menjadi korban saat ini 11 orang tengah ditangani di RSUD Jampangkulon, empat orang di Puskesmas Ciracap, dua orang di klinik, dan 142 orang lainnya sudah di rumahnya masing-masing.

baca juga:

Warga yang keracunan ini diketahui berasal dari tiga kampung di Desa Purwasedar yang berdekatan: Kampung Tangkolo, Ciceuri, dan Kampung Saleman.

“Data terkini hingga Sabtu pagi, 30 Juli 2022, sudah tercatat 159 orang,” ucap Kepala Desa Purwasedar Deri Riyana, Sabtu (30/7/2022).

Deri mengatakan pihaknya masih terus memantau perkembangan keracunan ini, terutama kondisi warga di tiga kampung tersebut.

“Sebagian sudah ada yang mulai beraktivitas. Begitu juga dengan Puskemas Ciracap yang telah membuka posko penanganan,” katanya.

Data yang disampaikan Deri memperbarui data yang sebelumnya disampaikan Plt Camat Ciracap, Tuba pada Jumat malam kemarin (29/7/2022). 

Tuba menyebut korban keracunan di Desa Purwasedar berjumlah 145 orang. Para warga mulai merasakan sakit perut dan mual hingga muntah-muntah pada Jumat kemarin.[]

Lihat Sumber Artikel di Sukabumi Update Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Sukabumi Update.Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Sukabumi Update .