Lifestyle

Jumlah Kasus Mayoritas Gejala Ringan dan Tanpa Gejala, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Sedikit

Gejala yang ditunjukkan sebagai besar pasien Covid-19 merupakan gejala ringan, saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit masih rendah

Jumlah Kasus Mayoritas Gejala Ringan dan Tanpa Gejala, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Sedikit
Pekerja membawa ranjang yang akan digunakan untuk isolasi pasien Covid-19 di Tower 6 dan 7 Rusun Daan Mogot, Jakarta, Sabtu (5/2/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Kasus Covid-19 varian Omicron terus bertambah seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, yakni bertambah sebanyak 36.057 kasus baru Covid-19, per Minggu (6/2/2022). Total kasus aktif kini sebanyak 188.899 kasus.

Jumlah pasien sembuh bertambah 10.569 orang. Sedangkan, pasien meninggal bertambah 57 menjadi 144.554 orang.

DKI kembali menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 15.825. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 7.603 kasus, kemudian Banten dengan total 4.649 kasus.

baca juga:

Data Kementerian Kesehatan juga menunjukkan, jumlah pasien Covid-19 yang masuk ke rumah sakit relatif lebih sedikit, meski angka kasus konfirmasi harian bertambah. 

Pasien yang masuk ke rumah sakit pun cenderung menunjukkan gejala COVID-19 ringan, atau tanpa gejala sama sekali.

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RS berjumlah 18.966 orang. Dengan demikian tingkat keterisian Bed Occupation Rate (BOR) nasional masih di kisaran 23,35 persen dari 81.235 kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 yang tersedia.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengimbau agar masyarakat tidak panik dengan angka konfirmasi harian yang cenderung tinggi. Menurutnya, gejala yang ditunjukkan sebagai besar pasien merupakan gejala ringan dan saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit masih rendah.

"Penambahan angka konfirmasi harian memang cenderung tinggi. Namun masyarakat tidak perlu terpaku pada jumlah tersebut dan jangan panik karena sebagian besar gejala yang ditunjukkan oleh pasien adalah gejala ringan atau tidak bergejala sama sekali dan lama masa perawatan pasien Omicron juga lebih sebentar jika dibandingkan dengan kasus varian lainnya,” ujar Nadia dalam pernyataannya, dikutip pada Senin (07/2/2022).

Dilansir dari laman Kemenkes, gejala terinfeksi varian Omicron menurut Kementerian Kesehatan dibedakan menjadi lima, yaitu tanpa gejalan, gejala ringan, gejala sedang, gejalan berat dan kritis.