Ekonomi

Jumlah Investor Melesat Hingga 92%, KSEI Raup Untung Rp281,05 Miliar

Jumlah Investor Melesat Hingga 92%, KSEI Raup Untung Rp281,05 Miliar.


Jumlah Investor Melesat Hingga 92%, KSEI Raup Untung Rp281,05 Miliar
Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo (ISTIMEWA )

AKURAT.CO PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berhasil meraup laba bersih perusahaan sebesar 23,42% menjadi sebesar Rp281,05 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp227,72 miliar.

Peningkatan ini didukung oleh pendapatan usaha yang tumbuh sebesar 35,63% menjadi Rp577,15 miliar di tahun 2021 dari Rp425,55 miliar di tahun 2020.

"Total pendapatan secara keseluruhan meningkat sebesar 15,67% menjadi Rp755,84 miliar," kata Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Dari sisi aset, KSEI mencatat pertumbuhan aset sebesar 13,97% dari Rp2,58 triliun menjadi Rp2,94 triliun di tahun 2021. Ekuitas juga mengalami peningkatan sebesar 11,57% dari Rp2,39 triliun di tahun 2020 menjadi Rp2,66 triliun di tahun 2021 seiring peningkatan laba bersih Perusahaan.

Sementara itu, terkaait jumlah investor di pasar modal, Uriep Budhi Prasetyo memaparkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 92,99% dari 3,88 juta investor diakhir tahun 2020 menjadi 7,49 juta di akhir tahun 2021. Bahkan hingga akhir Mei 2022 jumlah investor pasar modal telah mencapai 8,85 juta Investor.

Secara demografi, jumlah investor pasar modal per akhir Mei 2022 didominasi oleh investor dengan pendidikan terakhir SMA yang mencapai persentase sebesar 60,93% dengan total asset sebesar Rp243 triliun, dengan sektor finansial dan infrastruktur masih menjadi pilihan favorit.

Data tersebut membuktikan bahwa investor dengan tingkat pendidikan terakhir SMA sudah banyak yang melirik pasar modal sebagai alternatif investasi. Sedangkan dari sisi pendapatan, 88,46% investor merupakan investor dengan pendapatan di bawah Rp100 juta, dengan kepemilikan aset yang mencapai Rp 338,37 triliun.

Dari sisi usia, data investor dengan usia di bawah 30 tahun menjadi yang terbanyak dengan persentase mencapai sebesar 59,91% disusul dengan usia 31-40 tahun yang mencapai 21,83%. Artinya, investor pasar modal Indonesia masih didominasi oleh investor gen z dan milenial.

"Data karakteristik demografi investor yang tercatat di KSEI menjadi acuan untuk melakukan pengembangan pasar modal Indonesia, terutama dari sisi infrastruktur yang disesuaikan dengan tren teknologi saat ini. Karena masih didominasi oleh gen z dan milenial, maka pengembangan infrastruktur digital menjadi salah satu fokus KSEI. Salah satu yang sudah berhasil direalisasikan adalah pembukaan rekening investasi secara online sejak tahun 2019. Pengembangan ini juga yang memberikan dampak positif pada pertumbuhan jumlah investor di pasar modal," tutup Uriep. 

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi