News

Juliari Dituntut 11 Tahun Penjara Kasus Bansos 'Fee Ceban'

Selain berbelit-belit memberikan keterangan, Juliari juga tak mengakui kesalahannya.


Juliari Dituntut 11 Tahun Penjara Kasus Bansos 'Fee Ceban'
Menteri Sosial Juliari Peter Batubara saat menyerahkan diri ke KPK, Minggu (6/12/2020) dini hari (ISTIMEWA )

AKURAT.CO, Jaksa KPK menuntut mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa meyakini Juliari menerima uang suap Rp 32,4 miliar dari program bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Kemensos.

Selama persidangan, jaksa memberikan sejumlah pertimbangan. Hal yang memberatkan, Juliari dinilai berbelit-belit dalam memberikan keterangan dan tak mengakui kesalahannya.

"Terdakwa berbelit-belit, tak mengakui keterangan, dan perbuatan dilakukan saat kondisi darurat pandemi," ucap jaksa saat memberikan pertimbangan hal memberatkan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (28/7/2021). Sementara hal meringankan bagi Juliari adalah karena belum pernah dihukum.

Dalam persidangan Jaksa mengatakan Juliari terbukti menerima fee melalui anak buahnya yakni KPA bansos Adi Wahyono dan PPK bansos Matheus Joko Santoso.

Jaksa mengatakan keduanya diperintah Juliari memungut fee ke perusahaan yang ditunjuk sebagai penyedia bansos corona.

"Telah diperoleh fakta adanya perbuatan terdakwa bersama Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso telah menerima uang Rp 1,28 miliar dari Harry Van Sidabukke dan Rp 1,95 dari Ardian Iskandar Maddanatja serta Rp 29,252 miliar dari beberapa penyedia bansos lainnya sebagai akibat penunjukkan PT Pertani, PT Hamonangan Sude, PT Tigapilar Agro Utama, dan perusahaan lainnya sebagai penyedia bansos Covid-19 2020 di Direktorat PSKBS Kemensos 2020," kata jaksa.

Jaksa membeberkan Juliari memerintahkan Adi Wahyono dan Matheus Joko memungut fee Rp 10 ribu per paket ke penyedia bansos. Uang yang dikumpulkan itu, kata jaksa, digunakan untuk keperluan pribadi Juliari.

"Bahwa fee dari Ardian Iskandar dan Harry Van Sidabukke dan penyedia bansos lainnya karena telah ditunjuk fee. Perintah pengambilan fee atas perintah Saudara untuk kumpulkan Rp 10 ribu per paket bansos guna kepentingan terdakwa, perintah tersebut adalah kaitan erat dengan penerimaan yang diterima Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso," ungkap jaksa.

Deretan 'fee ceban' yang diterima Juliari

1. Penerimaan uang fee Rp 1,28 miliar dari Harry Van Sidabukke terkait penunjukan PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonangan Sude. Jaksa mengatakan Harry menyerahkan secara bertahap. Harry menyerahkan uang fee sejak tahap bansos 1, 3, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 melalui Matheus Joko dan Adi Wahyono.