News

Jual Ribuan Obat Keras Online Tanpa Ijin Edar, Remaja di Taktaktan Diringkus Polisi

Saat diinterogasi tersangka mengakui bahwa barang terlarang tersebut merupakan miliknya


Jual Ribuan Obat Keras Online Tanpa Ijin Edar, Remaja di Taktaktan Diringkus Polisi
Ilustrasi obat keras (Pixabay/Steve Buissinne)

AKURAT.CO, Seorang remaja berinisial AG (19) warga Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang diringkus jajaran Satresnarkoba Polresta Serang Kota lantaran menjual obat-obatan keras tanpa ijin edar.

Kasat narkoba Polresta Serkot AKP Agus Ahmad Kurnia mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat tentang adanya transaksi obat terlarang di wilayah Kecamatan Taktakan.

"Dari informasi itu anggota kami langsung melakukan penyelidikan dan tanpa waktu lama mengamankan pelaku saat berada di pinggir jalan di wilayah Taktakan," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/05/2022).

baca juga:

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita sebanyak 488 butir pil Tramadol dan 1.060 butir pil Hexymer siap edar, termasuk uang tunai sebesar Rp 600 ribu dan satu unit handphone.

"Ribuan butir obat-obatan terlarang  didapatkan dari hasil penggeledahan kepada pelaku. Obat terlarang tersebut disembunyikan di dalam rumahnya," kata Agus.

Agus mengatakan saat diinterogasi, tersangka mengakui bahwa barang-barang tersebut merupakan miliknya. selain itu, ia pun mengaku turut menjual obat-obatan tersebut kepada para pembeli yang menghubungi lewat telepon seluler.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan  Pasal 197 sub Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara atau denda Rp Rp. 1.500.000.000,00 (Satu Miliyar Lima Ratus Juta Rupiah).