Olahraga

Joshua tak Peduli dengan Sikap "Antik" Fury

Promotor Anthony Joshua dan Tyson Fury dikabarkan sedang memfinalisasi dua pertarungan dengan pertarungan pertama dijadwalkan pada Juni 2021.


Joshua tak Peduli dengan Sikap
Pertarungan tinju kelas berat antara Anthony Joshua dan Tyson Fury yang memperebutkan seluruh gelar bakal dinanti terjadi pada 2021. (BOXING SCENE)

AKURAT.CO, Juara dunia tinju kelas berat IBF, WBO, WBA, dan IBO, Anthony Joshua, menegaskan bahwa ia tidak memberi perhatian terhadap perang “kata-kata” yang menjadi kebiasaan calon lawannya yang merupakan juara WBC, Tyson Fury.

Joshua mengatakan bahwa ia tidak akan meladeni perang urat syaraf yang biasa dilakukan oleh Fury baik sebelum laga juga ketika sudah berada di atas ring. Joshua mengaku hanya memikirkan persiapannya menjelang pertarungan kontra Fury yang kabarnya sudah semakin mendekati kesepakatan.

“Dia (Fury) bisa membawa apapun yang dia inginkan, itu bukan soal bagi saya. (Sikap) antik di konferensi pers, antik di pertarungan, tangan di belakang, saya menyukai semua itu sebagai bagian dari (pertarungan) dan Anda tahu itu urusan dia, tetapi urusan saya adalah untuk mendekati pertarungan,” kata Joshua sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

Pernyataan ini seakan memberi isyarat bahwa laga perebutan seluruh gelar antara Joshua dan Fury semakin mendekati kenyataan. Promotor kedua petinju dikabarkan sedang menfinalisasi kesepakatan dua pertarungan dengan pertarungan pertama yang diperkirakan dihelat pada Juni 2021 di lokasi yang belum ditentukan.

Joshua juga mengatakan bahwa pertarungannya menghadapi Fury bukan akhir dari karier tinjunya. Sebaliknya, Joshua mengklaim bahwa Fury akan melakukan satu pertandingan selepas menghadapinya dan kemudian selepas itu akan memutuskan pensiun.

“Bagi dia, dia bilang setelah dia melawan saya mungkin dia akan menghadapi (Derek) Chisora, kemudian dia bakal pergi untuk (menikmati) matahari terbenam. Bagi saya, saya masih punya banyak yang ingin saya lakukan di permainan tinju ini, jalan menuju (juara) sejati adalah bagian dari petualangan dan bukan akhir dari petualangan,” tutur Joshua.

“Itulah mengapa saya tahu saya akan melewati pertarungan ini karena saya ingin mengalahkan dia, saya ingin lebih, ini bukan tempat pemberhentian. Pertarungan ini, dengan izin Tuhan, akan ada tahun ini, saya akan bilang bakal tahun ini, saya akan bicara pada kenyataan dan saya akan menjadi pemenang.”

Pertarungan Joshua-Fury tak pelak telah disebut-sebut akan menjadi pertarungan terbesar di generasi mereka. Promotor yang menaungi Fury, Bob Arum, bahkan membandingkan laga petinjunya versus Joshua setara dengan pertarungan legendaris antara Muhammad Ali dan Joe Frazier pada 1971.[]