Olahraga

Joshua: Saya Merasa Orang Masih Menganggap Saya sebagai Juara

Anthony Joshua kehilangan gelar juara dunia WBA, WBO, IBF, dan IBO dari Oleksandr Usyk pada laga di London, Inggris, September lalu.


Joshua: Saya Merasa Orang Masih Menganggap Saya sebagai Juara
Petinju kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua, dalam sebuah wawancara. (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Mantan juara dunia tinju kelas berat multigelar, Anthony Joshua, mengaku tidak mudah baginya untuk bisa merebut kembali gelar dari Oleksandr Usyk. Namun, petinju asal Inggris itu mengklaim merasakan mentalnya semakin bersemangat menjelang laga kedua kontra Usyk.

Sikap tersebut ditunjukkan oleh Joshua selepas ia kehilangan gelar juara dunia WBA, WBO, IBF, dan IBO dari Usyk pada laga di London, Inggris, September lalu. Joshua punya kesempatan merebut gelar tersebut mengikut kesepakatan kontrak tarung kedua kontra petarung Ukraina iu dengan jadwal pada awal 2022.

“Saya tahu saya bisa lebih baik dari pada malam (ketika dikalahkan Usyk) itu,” kata Joshua sebagaimana dipetik dari BBC.

baca juga:

“Mudah untuk mengatakannya ketimbang melakukannya, tetapi di dalam hati dan jiwa saya, pikiran dan tubuh saya, saya benar-benar punya banyak untuk dipersembahkan.”

Lebih dari itu, petinju berusia 33 tahun itu merasakan bahwa publik tetap memandangnya sebagai juara. Kekalahan atas Usyk tidak menurunkan posisinya dan perasaan seperti itu memberinya optimisme.

“Menurut saya orang-orang tetap mengenali saya sebagai juara, sekalipun saya belum punya sabuk yang melingkar di pinggang saya. Mereka tahu saya punya kemampuan untuk menjadi juara,” tutur Joshua.

Kekalahan atas Usyk adalah kekalahan kedua dalam karier Joshua. Kekalahan tersebut mengingatkan terhadap hilangnya sabuk Joshua untuk kali pertama ketika ia dijatuhkan petarung asal Amerika Serikat, Andy Ruiz Jr, pada Agustus 2019.

Jika berkaca pada pengalaman tersebut, Joshua punya pengalaman sukses. Menghadapi Ruiz pada pertarungan kedua di Arab Saudi, Desember 2019, Joshua menang dan merebut kembali gelarnya.

“Saya harus melihat ke dalam diri saya sendiri, saya hanya bisa bertanggungjawab terhadap diri saya. Saya marah pada diri saya sendiri dan satu-satunya cara saya bisa berada di tempat yang lebih baik adalah dengan pergi keluar (naik ring) dan tampil. Saya akan menjadi seperti itu dalam beberapa bulan ke depan,” kata Joshua.

“Saya melakukan hal-hal sambil tersenyum, tetapi di belakang itu ada banyak ketegangan yang menjadi dan satu-satunya cara keluar dari sana adalah dengan latihan dan tampil.”[]