Olahraga

Joshua Pilih Sparring dengan Petinju yang Bisa Meniru Gaya Usyk

Anthony Joshua menghadapi Shokran Parwani yang dianggap memiliki gaya bertarung yang mirip dengan Oleksandr Usyk.


Joshua Pilih Sparring dengan Petinju yang Bisa Meniru Gaya Usyk
Petinju asal Jerman berdarah Afghanistan, Shokran Parwani, di sela latih tanding dengan juara dunia tinju kelas berat empat gelar, Anthony Joshua. (SKY SPORTS)

AKURAT.CO, Menghadapi Oleksandr Usyk akan menjadi pertarungan yang “tricky” bagi juara dunia tinju kelas berat multi gelar, Anthony Joshua. Selain karena Usyk sebenarnya adalah petinju kelas penjelajah namun juga karena sang lawan adalah petinju yang luwes dalam pergerakan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Joshua menggunakan jasa petinju asal Jerman berdarah Afghanistan berusia 29 tahun, Shokran Parwani, sebagai lawan latih tanding (sparring partner). Petinju ini dikenal berpengalaman menirukan gaya bertarung Usyk.

“Saya punya sedikit gaya yang sama (dengan Usyk),” kata Parwani sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Saya bekerja lebih banyak dengan kaki. Saya orang yang licin dengan banyak pergerakan. Usyk juga orang yang licin, dia bukan pemukul. Saya menyaksikan dia langsung pada pertarungannya dengan Marco Huck. Dia sangat bagus, IQ-nya sangat tinggi, saya menilai dia sangat tinggi.”

Usyk akan menantang gelar IBF, IBO, WBA, dan WBO milik Joshua di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, 25 September mendatang. Melawan Joshua akan menjadi laga ketiganya di kelas berat setelah menjadi juara multigelar tak terkalahkan di kelas penjelajah.

Adapun Parwani pernah menjadi lawan latih tanding Marco Huck dan petinju kelas berat yang pernah dikalahkan Usyk, Derek Chisora. Berdasarkan dua sparring tersebut, Parwani menang namun dia memperkirakan situasi berbeda bersama Joshua.

“Dia (Usyk) tidak punya tenaga. Di ronde sembilan, sepuluh, atau sebelas? Dia tidak bakal punya tenaga untuk bertarung, dan AJ (sapaan Joshua) akan membuatnya rebah,” kata Parwani.

Tentang sparring melawan Chisora, Parwani mengatakan bahwa selepas ronde ketiga sang lawan tak bisa memasukkan banyak pukulan terhadapnya. Terbukti, Usyk menang atas Chisora dalam pertandingan 12 ronde di London, Inggris, 31 Oktober lalu.

“Itu adalah latih tanding yang baik. Di ronde pertama, saya berpikir, ‘oh, ini dia Chisora! Semua orang membicarakannya dan kini kami sparring!’ Tetapi setelah ronde kedua dan ketiga? Saya banyak bergerak dan tidak mendapatkan banyak pukulan,” kata Parwani.

Usyk adalah petinju yang dimandatkan WBO untuk menghadapi Joshua. Petinju asal Ukraina ini akan membawa catatan 18 pertandingan tak terkalahkannya menghadapi Joshua.[]