Olahraga

Jose Aldo Mencari Jalan Kembali ke Permukaan

Jose Aldo adalah bintang UFC sebelum dikalahkan Conor McGregor pada 2015.


Jose Aldo Mencari Jalan Kembali ke Permukaan
Petarung seni beladiri campuran asal Brasil, Jose Aldo, ketika merayakan kemenangannya atas Rob Font di Las Vegas, Sabtu (4/12). (TWITTER/UFC)

AKURAT.CO, Mantan juara dunia kelas berat seni bela diri campuran, Jose Aldo, menyatakan ambisinya untuk kembali mencari pertarungan demi gelar. Hal ini disampaikan petarung asal Brasil tersebut selepas ia mengalahkan Rob Font di kelas bantam UFC.

Bertarung di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (4/12), Aldo menang angka selepas melewati lima ronde melawan Font. Bersiap untuk mendapatkan laga untuk gelar juara dunia, Aldo langsung mengajukan tantangan terhadap mantan juara dunia kelas bantam, TJ Dillashaw.

Aldo, 34 tahun, melontarkan tantangan tersebut karena Dillashaw hadir secara langsung menyaksikan pertarungannya dengan Font. Menurut Aldo, Dillashaw adalah lawan paling tepat baginya untuk pertarungan yang ke-39 sepanjang kariernya.

“Saya ingin bertarung untuk gelar tetapi kami tidak tahu apa yang bakal terjadi dengan (rencana) itu,” kata Aldo sebagaimana dipetik dari BBC. “Dillashaw ada di sana duduk (di samping ring). Dia bakal menjadi lawan terbaik saya berikutnya.”

Aldo adalah legenda yang popularitasnya perlahan tenggelam sejak kekalahan dramatis melawan petarung asal Republik Irlandia, Conor McGregor, 12 Desember 2015. Ketika itu, Aldo kalah dalam satu pukulan dalam 13 detik.

Sebelum menghadapi McGregor, Aldo adalah juara bertahan kelas bulu dengan tujuh kali mempertahankan gelarnya selama empat tahun. Dan sejak kekalahan itu, Aldo sudah melakukan sebelas pertarungan dengan lima kekalahan dan enam kemenangan.

Aldo juga sempat mengalami tiga kekalahan beruntun pada periode 11 Mei 2019–12 Juli 2020 menghadapi Alexander Volkanovski, Marlon Moraes, dan Petr Yan. Melawan Moraes pada Desember 2019, Aldo kalah angka dalam debutnya di kelas bantam.

Setelah kekalahan atas Petr Yan pada 12 Juli 2020, Aldo menyapu tiga kemenangan beruntun dengan laga melawan Font sebagai yang terakhir. Tiga kemenangan tersebut membuat petarung dengan julukan “Junior” itu mengaku seperti menjadi “petarung baru.”

“Saya berlatih untuk (gelar juara dunia kelas bantam) ini. Saya ingin menjadi juara di divisi ini dan saya bekerja untuk itu,” kata Aldo. “Kami dilatih untuk menjadi seorang petarung seni beladiri campuran yang lengkap. Saya ingin menjadi selengkap mungkin–Anda sedang melihat Aldo yang baru.”[]