Olahraga

Jordan Diharapkan Bisa Mencegah Boikot Berkepanjangan NBA


Jordan Diharapkan Bisa Mencegah Boikot Berkepanjangan NBA
Legenda NBA, Michael Jordan, tak setuju NBA melanjutkan musim reguler 2019-2020. (GETTY)

AKURAT.CO, Legenda basket Amerika Serikat, Michael Jordan, dipercaya bisa memainkan peran kunci untuk mencegah berakhirnya musim NBA secara prematur. Saat ini, liga basket AS tersebut sedang berada di ambang penghentian menyusul boikot yang dilakukan sejumlah klub untuk memprotes penembakan Jacob Blake.

“Michael adalah orang yang tepat untuk berada dalam peranan ini,” ucap seorang sumber sebagaimana dipetik dari The Guardian.

NBA terguncang setelah Los Angeles Lakers, Los Angeles Clippers, dan terakhir Milwaukee Bucks, menolak memainkan laga play-off mereka. Mereka memprotes penembakan Blake sebanyak tujuh kali oleh polisi di Kenosha, Wisconsin, awal pekan lalu.

Penembakan yang menyebabkan Blake saat ini diklaim mengalami kelumpuhan di bagian tubuh dari pinggang ke bawah diketahui dilakukan di hadapan anak-anaknya. Demonstrasi pecah di Wisconsin dan pemain NBA melepaskan aksi mereka dengan memboikot pertandingan.

Michael Jordan sendiri adalah satu-satunya pemilik mayoritas klub NBA berkulit hitam. Bekas pemain yang menguasai era 1990-an bersama Chicago Bulls itu kini merupakan pemilik klub Charlotte Hornets.

Dengan kapasitasnya, Jordan diharapkan bisa berbicara dengan asosiasi pemain untuk mendiskusikan persoalan. Jordan akan berperan meredakan ketegangan yang telah terjadi sejak Mei lalu sejalan dengan gelombang gerakan Black Lives Matter.

“Dia (Jordan) merupakan pemain terkemuka yang telah memenangi banyak gelar. Dia juga pemilik sebuah tim dengan pemasaran yang kecil. Dia punya kredibilitas baik bersama para pemain dan para pemilik,” kata sumber tersebut.

Tak hanya NBA, penembakan Blake juga menyebabkan ditundanya sejumlah perhelatan olahraga di negara itu. Liga Basket Wanita (WNBA), baseball (MLB), sepakbola (MLS), football Amerika (NFL), bahkan turnamen tenis pemanasan sebelum AS Terbuka, Western & Southern Terbuka, juga ikut terhenti.[]