Ekonomi

Jokowi Serius Soroti Kualitas Pendidikan, Sri Mulyani Pamer Bukti!

perhatiannya Jokowi adalah dari alokasi anggaran khusus untuk perguruan tinggi dalam bentuk dana abadi di bidang pendidikan


Jokowi Serius Soroti Kualitas Pendidikan, Sri Mulyani Pamer Bukti!
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam acara Dana Abadi Perguruan Tinggi, Senin (27/6/22). (tangkapan layar youtube)

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat memperhatikan perkembangan kualitas pendidikan.

“ Presiden Jokowi sangat konsen terhadap kualitas dan aktivitas perguruan tinggi yang bener-bener mikirin mengenai bagaimana to improve quality dari Sumber Daya Manusia (SDM),” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Dana Abadi Perguruan Tinggi, Senin (27/6/2022).

Ia menjelaskan perhatiannya Jokowi adalah dari alokasi anggaran khusus untuk perguruan tinggi dalam bentuk dana abadi di bidang pendidikan.

baca juga:

Lebih lengkapnya untuk dana abadi tersebut sudah ada sejak tahun 2010 hingga 2021 yang total keseluruhannya sebesar Rp99,1 triliun. Adapun apabila dirincikan untuk dana abadi pendidikan sebesar Rp81,11 triliun, dana abadi penelitian Rp7,99 triliun, dana abadi kebudayaan Rp3 triliun serta dana abadi perguruan tinggi Rp7 triliun.

“ Berbagai upaya sudah dilakukan sama seperti waktu pertama kali untuk membuat dana abadi pendidikan, waktu itu mandat 20 persen,” jelasnya.

Sebelumnya pembentukan dana abadi ini bermula ketika Presiden Jokowi mencalonkan dirinya pada periode kedua. Ini merupakan janji Jokowi untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

“ Waktu bapak Presiden menyampaikan di dalam kampanye politik waktu itu dia bilang mau memperbaiki kualitas perguruan tinggi di Indonesia,” cerita Srimul. 

“Oleh karena itu waktu bapak Presiden menyampaikan gimana cara mendukungnya, ya mungkin bapak janjikan aja dalam kampanye bapak akan memberikan dana abadi perguruan tinggi,” tambahnya.

Sri Mulyani mengaku masih belum paham mekanismenya pada waktu itu, akan tetapi ia pun tetap bertanggung jawab untuk merealisasikan janji presiden mengenai angaran abadi untuk perguruan tinggi.

“ Saya juga enggak tahu waktu itu, tapi sebagai Menteri Keuangan saya bertanggung jawab untuk merealisasikan Janji Presiden,” lanjutnya.

Sekadar informasi, sebelumnya Direktur Keuangan dan Umum LPDP Emanuel Agust Hartono mengungkapkan sumber dana untuk dana abadi di bidang pendidikan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Alokasi dana abadi pendidikan hingga 31 Mei 2022 APBN sebesar Rp20 triliun. 

" Dana abadi ini akan dikelola. Nah hasil-hasilnya dimanfaatkan sebagai belanja layanan beasiswa untuk riset, untuk kegiatan-kegiatan lain, kemudian untuk kegiatan operasional. Yang digunakan bukan dana pokoknya. Pada tahun ini alokasi dan abadi sebesar Rp20 triliun," ucap Direktur keuangan dan Umum LPDP Emanuel Agust Hartono dalam acara bincang bersama DJKN, Jumat (10/6/2022). 

Ia memaparkan akumulasi dana abadi dari tahun 2010 hingga 31 Mei 2022 sebesar Rp99.107 triliun. Dana tersebut untuk dana abadi pendidikan, dana abadi penelitian, dana abadi perguruan tinggi dan dana abadi kebudayaan.[]