Ekonomi

Jokowi Puji Kinerja BPK Selama Pandemi COVID-19


Jokowi Puji Kinerja BPK Selama Pandemi COVID-19
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menghadiri Sidang Tahunan Tahun 2020 di gedung kura-kura, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2020). Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditengah kesulitan COVID-19 yang saat ini melanda Indonesia. Pasalnya,BPK dianggapnya secara sigap dan cermat melakukan berbagai pemeriksaan dan penyampaian laporan sebanyak 1180 beserta berbagai rekomendasi kepada pemerintah.

"Di tengah berbagai kesulitan teknis selama pandemi, BPK secara cepat dan cermat telah memeriksa dan menyampaikan 1.180 laporan hasil pemeriksaan di tahun 2019 lalu. Serta memberikan sekitar 36.060 rekomendasi kepada pemerintah dan memerintahkan penyetoran ke kas negara senilai Rp1,39 triliun," tutur Joko Widodo pada saat pembukaan sidang Tahunan MPR bersama DPR dan DPD di Jakarta,  Jumat (14/8/2020).

Menurut Jokowi, tugas internal yang berat tersebut tidak mengganggu agenda BPK untuk melanjutkan perannya sebagai pemeriksa eksternal pada badan-badan internasional, serta keanggotaannya pada Independent Audit Advisory Committee di bawah PBB.

Tak hanya itu saja, dalam pidatonya tersebut Jokowi mengklaim jika target Indonesia saat ini bukan hanya lepas dari pandemi, maupun keluar dari krisis. Melainkan sebuah langkah dalam melakukan berbagai lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi.

"Sebab melalui krisis ini, memberikan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan untuk melakukan transformasi besar dengan melaksanakan berbagai strategi besar," tegasnya.

Oleh karena itu, Jokowi pun mengajak untuk semua pihak mampu memecahkan masalah fundamental yang dihadapi. Terlebih melakukan lompatan besar untuk kemajuan yang signifikan.

"Kita bajak momentum krisis ini secara serentak dan serempak dalam memanfaatkan momentum ini, sehingga menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju. Menjadikan Indonesia Maju yang kita cita- citakan,"tandasnya.[]