Ekonomi

Jokowi Mendorong ASEAN agar Lebih Mesra dengan Tiongkok

Presiden Jokowi mendorong peningkatan kerja sama kedua pihak untuk meraih lebih banyak kemajuan


Jokowi Mendorong ASEAN agar Lebih Mesra dengan Tiongkok
Presiden Joko Widodo memberikan kata sambutan dalam pembukaan Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) tahun 2020 di Istana Negara, Kompleks Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). ASAFF Tahun 2020 yang diselenggarakan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) merupakan hasil kolaborasi antarnegara dan antarpebisnis di kawasan Asia untuk membangun kemandirian pertanian dan ketahanan pangan di Asia. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo mendorong penguatan kolaborasi antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) jelang tiga dekade kemitraan kedua pihak pada 2021.

"Saya ingin sampaikan tiga hal yang dapat kita lakukan agar segera bisa keluar dari pandemi dan memulihkan ekonomi. Pertama, transformasi kerja sama ekonomi berbasis digital," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (12/11/2020).

Presiden menyampaikan hal tersebut saat memberikan pidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-23 ASEAN-RRT secara virtual.

Presiden Jokowi mendorong peningkatan kerja sama kedua pihak untuk meraih lebih banyak kemajuan khususnya agar negara-negara di kawasan dapat segera keluar dari dampak pandemi dan memulihkan ekonomi negara.

Presiden Jokowi berpandangan bahwa transformasi ekonomi dari cara-cara konvensional menuju ekonomi berbasis digital merupakan hal krusial yang saat ini harus dilakukan agar persoalan ekonomi dan kesehatan dapat berjalan secara beriringan dan kegiatan ekonomi dapat beradaptasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Tahun 2020 adalah tahun kerja sama ekonomi digital ASEAN-RRT. Sebagai pemimpin global ekonomi digital dan rumah bagi sepertiga unicorn dunia, antara lain Baidu, Alibaba, dan Tencent, RRT adalah mitra strategis bagi ASEAN," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi meyakini bahwa ASEAN mampu melakukan transformasi ekonomi tersebut melalui kerja sama digital dengan mitranya.

Bersamaan dengan itu, ASEAN dan RRT, Presiden melanjutkan, juga harus segera mereaktivasi kerja sama ekonomi antara lain melalui harmonisasi kebijakan, dan memastikan rantai pasok global dengan menghapus hambatan perdagangan.

Hal kedua yang disampaikan Presiden Jokowi adalah mengenai pemenuhan ketersediaan vaksin dan obat-obatan di Asia Tenggara karena kesehatan merupakan aspek penting untuk menggerakkan perekonomian.

Sumber: Antara