Ekonomi

Jokowi Kucur Tunjangan untuk Pemadam Kebakaran, Tertinggi Rp780.000

Berdasarkan Keputusan yang dikeluarkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2022 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pemadam Kebakaran


Jokowi Kucur Tunjangan untuk Pemadam Kebakaran, Tertinggi Rp780.000
Petugas pemadam melakukan simulasi penyelamtan saat kompetisi Fire Safety Challenge antar-Suku Dinas Pemadam Kebakaran di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Pemprov DKI Jakarta, Gambir, Jakarta, Rabu (2/6/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Berdasarkan Keputusan yang dikeluarkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2022 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pemadam Kebakaran. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan Tunjangan kepada pegawai negeri sipil (PNS) pemadam kebakaran.

“ Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Pemadam Kebakaran diberikan Tunjangan Pemadam Kebakaran setiap bulan,” bunyi pasal 2, Jumat (13/5/2022).

Peraturan tersebut sudah ditetapkan oleh Jokowi pada 28 April 2022. Tunjangan yang diberikan mulai dari Rp300.000 sampai Rp780.000.

baca juga:

Tunjangan yang diberikan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Pemberian Tunjangan Pemadam Kebakaran dihentikan apabila Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatan struktural, jabatan fungsional lain atau karena hal lain yang mengakibatkan pemberian Tunjangan Pemadam Kebakaran dihentikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tak hanya untuk tunjangan jabatan fungsional pemadam kebakaran saja. Pada peraturan yang berbeda, Jokowi juga memberikan tunjangan jabatan fungsional untuk analisis kebakaran sebesar Rp540.000 hingga Rp1.260.000 juta. Peraturan ini ditetapkan pada Perpres Nomor 77 tahun 2022 tentang tunjangan jabatan fungsional analisis kebakaran.

Berikut tunjangan yang akan diberikan kepada pemadam kebakaran:

Pemadam kebakaran Penyelia Rp780.000

Pemadam kebakaran Mahir Rp450.000

Pemadam Kebakaran Terampil Rp360.000