News

Jokowi Ingin Jadikan Prambanan Sumber Pembelajaran dan Wisata

Candi Prambanan sudah mendapat pengakuan dari Unesco sebagai situs warisan dunia.


Jokowi Ingin Jadikan Prambanan Sumber Pembelajaran dan Wisata
Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, (26/3/2021). (AKURAT.CO/BPMI-Setpres/Mushlis Jr)

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan Dharma Santi Nasional dengan tema "Kolaborasi Dalam Harmoni Menuju Indonesia Maju" secara virtual pada Sabtu (27/3/2021).

Ia mengharapkan potensi Candi Prambanan terus dikembangkan untuk membangun kemajuan bangsa. Candi Prambanan yang merupakan warisan bersejarah ini, kata dia, sangat tepat sebagai sumber pembelajaran nilai-nilai luhur bangsa, kemajuan riset, dan ilmu pengetahuan.

“Juga dapat dikembangkan dan dikemas secara profesional sebagai tujuan destinasi wisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara untuk lebih mengenal dan mencintai peninggalan bersejarah bangsa ini," kata Presiden Jokowi yang dikutip AKURAT.CO pada Minggu (29/3/2021).

Dharma Santi Nasional merupakan puncak peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 ini dipusatkan di Candi Prambanan, Yogyakarta. Jokowi menilai, pemilihan lokasi peringatan di Prambanan tepat karena menunjukkan bahwa umat Hindu senantiasa menjaga warisan budaya bangsa dan menjaga mahakarya Nusantara.

Presiden juga mengapresiasi umat Hindu yang dalam menjalankan dharma selalu menyatu dengan adat dan budaya adiluhung. Menurutnya, Candi Prambanan yang dibangun berdampingan dengan Candi Sewu yang bercorak Buddha, juga mengajarkan bahwa toleransi dan hidup berdampingan antarumat beragama sudah dipraktikkan masyarakat sejak dulu.

"Bhinneka Tunggal Ika merupakan DNA bangsa Indonesia," tegasnya.

Candi Prambanan sudah mendapat pengakuan dari Unesco sebagai situs warisan dunia. Candi Prambanan, sepertihalnya Candi Borobudur, adalah mahakarya yang membuktikan kemampuan dan keunggulan bangsa di masa lalu.

Pengembangan Candi Borobudur secara profesional termasuk dalam bidang pariwisata diyakini akan memberikan banyak keuntungan. "Ini tentunya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat, dan khususnya masyarakat sekitar candi," ujarnya.

Dalam acara yang sama, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas juga sangat mendukung upaya untuk menjadikan Candi Prambanan sebagai pusat kegiatan ritual, spiritual dan budaya.