News

Jokowi Ingin Dua Poin Ini Terpenuhi Saat Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember

Jokowi Ingin Dua Poin Ini Terpenuhi Saat Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan usai melakukan peninjauan pendistribusian sembako tahap ke-3 kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kantor Sekretariat Rukun Warga 07/I Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020). Presiden melakukan peninjauan untuk memastikan penyaluran bansos untuk warga Jabodetabek yang terdampak pandemi virus corona (COVID-19) berjalan lancar. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang harus berjalan secara demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Selain itu, Jokowi meminta Pilkada serentak harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Hal itu agar semua pihak aman dari penularan virus corona atau Covid-19.

"Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang harus memenuhi dua hal. Pertama, harus berjalan secara demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Kedua, protokol kesehatan ketat harus diterapkan agar aman dari Covid-19," kicau Presiden menggunakan akun Twitter @jokowi, Rabu (5/8/2020).

baca juga:

Sebelum itu, Jokowi memastikan kesiapan anggaran Pilkada Serentak agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar namun tetap aman dari COVID-19. Hal ini dikatakan Jokowi saat menggelar Rapat Terbatas dengan Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, mengatakan laporan terkait kesiapan Pilkada Serentak telah diterimanya.

"Saya sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri mengenai kesiapan anggaran," kata Presiden Jokowi.

Hal itu menurut dia penting untuk dipastikan mengingat Pilkada Serentak kali ini digelar di tengah situasi yang berbeda yakni pandemik COVID-19 yang harus disertai dengan protokol kesehatan yang ketat. Presiden Jokowi juga sekaligus meminta laporan untuk mengantisipasi keamanan dan kerawanan dalam pilkada ini.

“Ini menyangkut kurang lebih 270 pilkada baik pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota,” tutur Presiden.

Presiden mengharapkan Pilkada Serentak dapat tetap berjalan secara demokratis, luber, jurdil dan yang paling penting tetap aman COVID-19.

Kepala Negara menekankan hal utama yakni Pilkada Serentak 2020 harus semakin berkualitas dan juga aman COVID-19 sehingga aspek kesehatan, aspek keselamatan petugas, peserta, dan tentu saja pemilih harus menjadi prioritas.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu