Ekonomi

Jokowi Hingga Tony Blair Bakal Hadiri Pertemuan Pendahuluan Presidensi B20

Bos Kadin: Pemerintah menginginkan Forum B20 ini sebagai titik lompatan Indonesia keluar dari krisis ekonomi.


Jokowi Hingga Tony Blair Bakal Hadiri Pertemuan Pendahuluan Presidensi B20
Presiden Jokowi saat bersama Tony Blair dan Masayoshi Son di Veranda Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Jumat (28/2/2020). (Dokumentasi: Istimewa/Setkab)

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai pihak penyelenggara akan mengadakan pertemuan pendahuluan atau B20 Inception Meeting dengan semua delegasi anggota G20 di Jakarta, 27-28 Januari 2022. Hal itu dalam rangka menuju dimulainya Presidensi B20 Indonesia Summit 2022.

Nantinya, dalam acara Inception Meeting B20 ini, Presiden Jokowi dijadwalkan hadir untuk membuka acara sekaligus memberikan arahan mengenai tiga isu prioritas yang harus dibawa di B20, yakni Global Health Architecture, Digital Transformation, dan Energi Transition.

Selain Presiden Jokowi, Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, serta mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair serta Profesor Klaus Schwab, Pendiri sekaligus Ketua Eksekutif World Economic Forum, juga akan menghadiri acara tersebut.

baca juga:

Sebanyak 1.500 peserta dari negara-negara anggota G20 yang terdiri dari para pemimpin bisnis, pejabat tinggi pemerintah, serta asosiasi bisnis dipastikan hadir.

Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, yang juga Penanggung Jawab Presidensi B20, forum B20 Indonesia 2022 ini mengambil tema Kemajuan Inovatif, Inklusif dan Pertumbuhan Kolaboratif yang sejalan dengan G20.

Tujuannya mengarah pada stimulus pemulihan yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi semua negara, melalui forum bersama dengan komunitas bisnis internasional yang akan merekomendasikan kertas kebijakan.

"Pemerintah menginginkan Forum B20 ini sebagai titik lompatan Indonesia keluar dari krisis ekonomi. Pasalnya, forum ini akan mempertemukan pemimpin bisnis perusahaan multinasional, organisasi, dan komunitas bisnis dari seluruh negara anggota G20 yang akan memberikan rumusan dan masukan mengenai pemulihan ekonomi di masa pandemi," kata Arsjad, dalam keterangan tertulis kepada Warta Ekonomi, Rabu (26/1/2022).

Shinta Kamdani, Ketua Umum dan WKU Koordinator Maritim, Investasi dan Luar Negeri sekaligus Ketua Penyelenggara B20 mengatakan, petinggi bisnis dari perusahaan multinasional raksasa ini akan memberikan pandangan mengenai kolaborasi, inovasi, dan teknologi apa yang dimungkinkan dapat digunakan untuk membantu dunia tumbuh pascapandemi serta langkah-langkah yang dapat diambil bisnis untuk menjaga planet ini tetap layak huni termasuk dalam sektor energi ramah lingkungan.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi