News

Jokowi Harus Bersikap Lebih Tegas Terkait Penundaan Pemilu

Jokowi Harus Bersikap Lebih Tegas Terkait Penundaan Pemilu
Prof Anthony Budiawan (Repro)

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo diminta untuk memberikan pernyataan yang lebih tegas dalam menyikapi wacana penundaan pemilihan umum 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

"Untuk mengatasi kegaduhan penundaan pemilu, Jokowi harus tegas bikin pernyataan 'pemilu 2024 wajib dilaksanakan', 'jabatan saya berakhir 2024'," kata Managing Director Political Economy and Policy Studies, Prof Anthony Budiawan, di akun Twitter miliknya, Rabu malam (16/3/2022).

Presiden Jokowi pernah buka suara soal gaduh wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Bicara di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/3) pekan lalu, Jokowi menyatakan dirinya bakal patuh pada konstitusi atau Undang-Undang Dasar 1945.

baca juga:

Meski demikian, Jokowi menyatakan wacana penundaan pemilu tidak bisa dilarang karena bagian dari demokrasi. Jokowi menyampaikan siapa pun bebas berpendapat mengusulkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Namun bagi Anthony Budiawan, pernyataan Jokowi itu tidaklah cukup. Terkesan mengambang. Karenanya dia menantikan Jokowi untuk bersuara lebih tegas. Kalimat yang disarankan Anthoni disampaikan Jokowi ke publik yakni, 'pemilu 2024 wajib dilaksanakan' atau 'jabatan saya berakhir 2024'," 

"Kalau tidak dikhawatirkan rakyat beranggapan presiden di belakang ini semua. Karena objeknya jabatan Presiden," demikian kata Prof Anthony Budiawan.[]