Ekonomi

Jokowi Geram Banyak Kementerian Masih Impor, Misbakhun: Ini Masalah Keberpihakan!

Misbakhun menilai apa yang disampaikan presiden merupakan teguran untuk beberapa kementerian yang ketahuan masih mengimpor


Jokowi Geram Banyak Kementerian Masih Impor, Misbakhun: Ini Masalah Keberpihakan!
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi geram terhadap jajarannya yang kedapatan masih mengimpor untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah.

Menurut Jokowi banyak barang impor tersebut masih bisa diproduksi dalam negeri.

" Sedih saya. Belinya barang-barang impor semua," ujar Jokowi.

baca juga:

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai apa yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan teguran untuk beberapa kementerian yang ketahuan masih mengimpor barang-barang yang bisa diproduksi dalam negeri. Ia mengatakan apa yang disampaikan Jokowi merupakan masalah keberpihakan pemerintah terhadap UMKM.

" Artinya presiden mengingatkan bahwa sepanjang produk-produk tersebut bisa dibeli dalam negeri maka itu pilihannya apalagi ini sebenarnya berkaitan dengan UMKM dalam negeri," kata Misbakhun saat acara Economic Challenges, Selasa (30/3/2022).

Menurutnya keberpihakan pemerintah untuk UMKM dengan melakukan pengadaan barang yang bersumber dari produk dalam negeri karena mempengaruhi supply chain dalam negeri.

Selain itu, ia berpendapat bahwa saat ini produk dalam negeri sebenarnya levelnya masih berimbang dengan produk impor. Sehingga pemerintah memang harus memilih produk dalam negeri. 

Apalagi dengan kondisi global saat ini konsumsi domestik harus didorong untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang sedang dalam masa perbaikan.

" Ini harus memilih karena ini masalah afirmasi karena apa situasi sulit kemudian saat recovery ekonomi harus didorong oleh konsumsi domestik yakni UMKM," katanya.