News

Jokowi Beberkan 2 Kunci Sukses Kendalikan Covid-19 di Indonesia

Presiden Jokowi: Percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan merupakan dua fokus pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 saat ini.


Jokowi Beberkan 2 Kunci Sukses Kendalikan Covid-19 di Indonesia
Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMPN 22 Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (24/8/2021). (BPMI Setpres)

AKURAT.CO Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan merupakan dua fokus pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 saat ini. Dua fokus tersebut merupakan kunci untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

“Karena yang kita kejar ini hanya ada dua vaksinasi yang dipercepat dan yang kedua adalah protokol kesehatan yang terus kita perkuat. Kuncinya hanya dua ini,” ujar Jokowi saat melakukan konferensi video dalam peninjauan pelaksanaan Vaksinasi Merdeka yang digelar di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB), Rabu (22/9/2021).

Presiden berharap, Vaksinasi Merdeka yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah provinsi di seluruh Tanah Air, dengan sasaran mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum tersebut dapat mempercepat pencapaian target vaksinasi pemerintah.

“Kita harapkan dari seluruh Indonesia, dari seluruh Tanah Air nantinya hari ini akan disuntikkan 253 ribu vaksin, yang kita harapkan bisa mempercepat proses vaksinasi di Tanah Air,” ucap Presiden.

Untuk diketahui, Vaksinasi Merdeka merupakan kegiatan vaksinasi kolaborasi antara Polri dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 dan 23 September 2021, yang tersebar di 96 titik lokasi vaksinasi, yang terdiri dari 51 universitas, 15 sekolah tinggi/institut/akademi/politeknik, dan 30 lokasi lainnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria. []