Lifestyle

Jokowi Akan Putuskan Terkait Harga Tiket Borobudur Rp750ribu

Ketentuan tiket Borobudur, Magelang Rp750 ribu belum final

Jokowi Akan Putuskan Terkait Harga Tiket Borobudur Rp750ribu
Candi Borobudur (YOUTUBE.COM)

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan harga tiket naik ke Candi Borobudur, Magelang Rp 75ribu belum final dan masih dalam kajian. 

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu harga masuk candi menjadi perdebatan karena dinilai terlalu mahal yaitu Rp750.000 per orang.

Sandiaga Uno mengatakan, pengkajian dilakukan dengan hati hati serta melibatkan unsur tokoh agama. Sebab, ada juga umat Budha yang menggunakan candi tersebut untuk melakukan ibadah. 

baca juga:

"Tentunya sesuai arahan Bapak presiden (Joko Widodo / Jokowi), saat ini keadaan ekonomi sedang dalam keadaan berat terutama dalam masyarakat kelas menengah ke bawah, biaya hidup semakin tinggi, harga bahan pokok naik, Kita harusnya menyampaikan empati yang betul-betul mensinergikan dengan keadaan yang dirasakan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang keluar dari pandemi," ujar Sandiaga Uno melalui Weekly Press Briefieng secara virtual, pada Senin (06/6/2022).

"Oleh karena itu, kami akan melakukan langkah strategis setelah mendapat masukan begitu banyak dari netizen, ahli, dunia usaha, ahli budaya, tokoh agama, Kita koordinasikan, masukan ini menjadi aspirasi masyrakat akan memberikan pengayaan mengenai berapa harga yang dibebankan," lanjut Sandiaga Uno. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan membatasi jumlah pengunjung di Kawasan Konservasi Candi Borobudur maksimal 1.200 orang per hari, dengan cara pemberlakuan penjualan tiket dengan besaran tarif baru pada unggahan di akun Instagramnya pada Sabtu (04/6/2022). 

Untuk wisatawan lokal, tiket akan dijual dengan harga Rp 750 ribu per orang. 

Untuk wisatawan mancanegara, lanjut Luhut, bakal dikenakan tiket masuk Borobudur 100 dollar AS atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 1.443.000 (kurs Rp 14.400) atau hampir dua kali lipat dari harga tiket masuk Candi Borobudur untuk turis lokal.

Sementara itu, melalui keterangan tertulis, Luhut mengatakan bahwa dia juga peduli dengan kekhawatiran dan masukan yang muncul dari masyarakat, mengenai tarif untuk wisatawan lokal yang dianggap terlalu tinggi. 

Luhut pun mengatakan bahwa rencana tarif yang  dia katakan, saat ini belum final. Sebab, masih akan dibahas dan diputuskan oleh Presiden Jokowi di minggu depan.

“Saya mendengar banyak sekali masukan masyarakat hari ini terkait dengan wacana kenaikan tarif untuk turis lokal. Karena itu nanti saya akan minta pihak-pihak terkait untuk segera mengkaji lagi supaya tarif itu bisa diturunkan. Saya sampaikan terima kasih kepada semuanya atas perhatian yang begitu besar kepada warisan budaya kebanggaan kita semua ini,” terang Luhut melalui keterangan pers dikutip pada Senin (06/6/2022).

Namun, Menko Luhut memastikan bahwa rencana kenaikan tarif untuk turis asing menjadi USD100 tidak akan berubah. Begitu pula tarif untuk pelajar tetap sesuai rencana yang sebelumnya disampaikan, yakni Rp 5.000,00.