Ekonomi

Joe Biden Menang Pemilu AS, Airlangga Harap Ketenangan dan Kepastian Bagi Indonesia

Airlangga Hartarto menerangkan yang terpenting bagi Indonesia terhadap kemenangan Joe Biden adalah kepastian serta stabilitas geopolitik


Joe Biden Menang Pemilu AS, Airlangga Harap Ketenangan dan Kepastian Bagi Indonesia
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua kanan) berjalan untuk melakukan pertemuan di Gedung DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020). Pertemuan tersebut digelar dalam rangka silaturahmi politik dan juga membahas kerja sama kedua partai, salah satu di antaranya terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan yang terpenting bagi Indonesia terhadap kemenangan Joe Biden pada pemilihan umum Presiden Amerika Serikat (AS) adalah kepastian serta stabilitas politik geopolitik di kawasan Indo Pasifik, utamanya wilayah China dan Amerika Serikat.

"Geopolitik di wilayah ini, China Amerika menjadi penting sehingga tentu kami berharap bahwa negara kita ini memerlukan ketenangan dan kepastian," tuturnya, Senin(9/11/2020).

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) itu menilai ketenangan dan kepastian tersebut bisa terjadi apabila geopolitik aman. Oleh karena itu, ia berharap kepemimpinan baru di negara Paman Sam itu bisa menciptakan kondisi tersebut.

"Ketenangan dan kepastian itu baru ada kalau geopolitik aman dan kita berharap kepemimpinan baru di AS membawa ketenangan di Indo Pasifik," lanjutnya.

Selain itu, ia menyebutkan keamanan di kawasan regional turut memberikan dampak terhadap keberlanjutan ekonomi termasuk negara-negara Asean khususnya Indonesia.

"Jika Indo Pasifik aman, regional aman, jadi negara Asean bisa menjaga pertumbuhan ekonomi sehingga adanya opimisme. Bukan hanya optimisme nasional, tapi juga omtimisme regional. Sehingga kita bisa menjalankan ekonomi dalam upaya menyejahterahkan rakyat," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan laporan terbaru Lembaga riset Moody’s Analytics juga memproyeksikan ekonomi Amerika akan tumbuh lebih tinggi dengan terpilihnya Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat, yakni naik 4,2 persen pada periode 2020-2024.

Sementara itu, Grant Thornton Indonesia melihat kemenangan Joe Biden akan menurunkan tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang dapat mendorong nilai komoditas global secara umum dan menjaga pasar keuangan global tetap stabil. Tentunya kedua hal tersebut akan menguntungkan ekspor dan nilai tukar Indonesia.

Namun di sisi lain, turunnya tensi perang dagang di era Joe Biden yang diperkirakan akan mengatasi sengketa perdagangan dengan Tiongkok melalui organisasi perdagangan dunia (WTO), dapat mengurangi rencana investor di Tiongkok untuk memindahkan pabriknya ke negara lain yang belakangan ini cukup menjadi fokus pemerintah Indonesia untuk mendapatkan keuntungan ini, sehingga bukan tidak mungkin muncul risiko terhambatnya arus aliran investasi asing langsung (FDI).