Olahraga

Joan Mir tak Perlu Juara Seri untuk Jadi Juara Dunia

Joan Mir naik ke kelas MotoGP pada 2019 dan musim ini memimpin klasemen sementara dengan selisih 14 angka dari Fabio Quartararo di posisi kedua.


Joan Mir tak Perlu Juara Seri untuk Jadi Juara Dunia
Pembalap MotoGP dari tim Suzuki Ecstar, Joan Mir.

AKURAT.CO Memimpin klasemen sementara MotoGP 2020 dengan sisa tiga balapan lagi, Joan Mir berpeluang menjadi juara dunia tanpa memenangi satu seri pun. Dua koleganya, Jack Miller dan Andrea Dovizoso, menganggap Mir tak perlu terbebani harus memenangi seri untuk menyempurnakan gelar juara dunia.

Unggul 14 angka dari Fabio Quartararo yang berada di posisi kedua klasemen, Mir bisa mengulang sejarah Emilio Alzamora yang menjadi juara tanpa memenangi satu seri pun di kelas 125 cc pada 1999. Miller menganggap Mir tak perlu mengambil risiko untuk mempertahankan puncak klasemen.

"Mir hanya melakukan apa yang dia butuhkan hari-hari ini, seperti yang sudah dia lakukan sepanjang tahun. Dan saya memperkirakan kami mungkin punya situasi Emilio Alzamora di tangan kami," kata Miller sebagaimana dipetik dari Crash.

"Saya tidak melihat dia perlu mengambil risiko dengan memenangi satu balapan atau mengambil satu peluang untuk itu. Bakal keren untuk melihat itu (juara dunia tanpa juara seri), saya perkirakan."

Mir, 23 tahun, sebenarnya memulai balapan musim ini dengan gagal finish di seri pertama dan seri ketiga. Hanya saja, dalam kompetisi di masa pandemi virus corona (COVID-19) ini, pembalap Suzuki yang naik ke kelas MotoGP pada 2019 tersebut menjadi yang paling konsisten dengan enam kali naik podium.

"Menurut saya sudah tentu (Mir) adalah yang tercepat atau salah satu yang tercepat, dan paling konsisten. Dia dan Suzuki menjadi yang paling konsisten sepanjang tahun ini," kata Miller.

Sementara itu, salah satu kandidat juara musim ini, Andrea Dovizioso, menyebut balapan yang digelar dalam situasi yang tidak normal sebagaimana yang terjadi pada saat ini menyebabkan juara seri bukanlah prioritas. Dovi - demikian Dovizioso disapa - lebih mengutamakan pengumpulan angka.

"Tidak sama sekali. Saya tidak menganggap itu penting. Terutama di kejuaraan seperti saat ini. Kejuaraan ini aneh untuk sejumlah alasan, dan pada akhirnya, yang benar-benar penting adalah angka," kata Dovizioso.

"Setiap orang ingin menang. Setiap orang mau menang. Tapi itu tidak penting. Jadi, saya tidak berpikir dia (Mir) harus (juara seri)."

Dalam balapan Grand Prix Teruel 2020 di Sirkuit Aragon di Aragon, Spanyol, akhir pekan lalu, Mir finish di posisi ketiga di belakang Franco Morbidelli dan Alex Rins. Perburuan angka akan kembali dilangsungkan di Grand Prix Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo di Valencia, Spanyol, 8 November mendatang.[]







baca juga:

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first