News

JK: Politik Kekuasaan untuk Capai Kesejahteraan Rakyat

Muhammad Jusuf Kalla berbagi pengalaman sebagai seorang pemimpin baik di Partai Golkar maupun sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia selama dua kali.


JK: Politik Kekuasaan untuk Capai Kesejahteraan Rakyat
Mantan Wapres sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2004-2009, Muhammad Jusuf Kalla (Dok. Golkar Institute)

AKURAT.CO, Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2004-2009, Muhammad Jusuf Kalla berbagi pengalaman sebagai seorang pemimpin baik di Partai Golkar maupun sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia selama dua kali.

Kepada para peserta  Executive Education Program for Young Political Leader 5 Golkar Institute, JK –sapaan akrabnya- mengingatkan, berpolitik itu untuk menyejahterakan rakyat.

Tak hanya itu, berpolitik juga harus melalui bermacam-macam tahapan.

baca juga:

“(Politik) Kekuasaan ini untuk mencapai kesejahteraan rakyat," kata JK di Ruang Learning Management System (LMS) Golkar Institute, Kantor DPP Partai Golkar, Rabu (26/1/2022).

JK mengatakan, berkarier di politik tidak bisa instan. Harus melalui proses bertahap.

“Semua yang saya kerjakan, semua bertahap. Tidak ada yang saya lewati. Di politik itu, pertama, saya jadi Anggota DPRD. Saya masuk Golkar tahun 1965. Saya mungkin orang yang paling lama di Golkar," cerita JK.

JK pun bercerita bagaimana dirinya memulai berkarier di Golkar hingga dirinya menjabat Wapres dua kali.

“Jadi bertahap. Di politik juga begitu. Saya ketua pemuda Golkar, kemudian (Anggota) DPR, kemudian Menteri, ke Menko (Menteri Koordinator). Kemudian ke Wapres. Jadi kita harus punya kemampuan leadership seperti ini. Jadi saya tidak ada lompati. Kita lewati seperti tangga,” ujar JK.

Pada acara itu, JK mendapat banyak pertanyaan dari peserta seperti bagaimana seni memimpin. Ia juga mendapat pertanyaan tentang mengapa para stafnya begitu loyal kepadanya.