News

Jimly Asshiddiqie Sedih Presiden Dilaporkan ke Polisi

Presiden itu kepala negara dan kepala pemerintahan yang kalau melanggar hukum sudah ada aturannya di UUD 45.


Jimly Asshiddiqie Sedih Presiden Dilaporkan ke Polisi
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie (AKURAT.CO/Antara Foto)

AKURAT.CO, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie merasa sedih dengan pihak yang melaporkan Presiden RI Joko Widodo ke Bareskrim Polri atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

"Sedih juga dengan adanya kasus orang melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan Presiden Jokowi ke Bareskrim POLRI," kata Jimly di akun Twitter @JimlyAs yang dikutip AKURAT.CO Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, Presiden itu kepala negara dan kepala pemerintahan yang kalau melanggar hukum sudah ada aturannya di UUD 45. "Yaitu diproses di DPR, ke MK dan MPR, bukan ke POLRI via peradilan biasa," katanya.

baca juga:

Sebagaimana diketahui, Mabes Polri membantah menolak laporan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) soal kerumunan presiden saat kunjungan di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bareskrim Polri memiliki alasan tersendiri tidak menerbitkan laporan polisi atas kerumunan massa saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) di NTT.

”Sebenarnya bukan menolak laporan. Bareskrim Polri menyimpulkan tidak ada pelanggaran pidana dalam kerumunan Jokowi. Sehingga laporan polisi tidak diterbitkan untuk PP GPI,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono saat dihubungi, Sabtu (27/2/2021).

Rusdi mengatakan, setelah melakukan konsultasi dengan pihak yang akan membuat laporan, Kepala SPKT Bareskrim Polri menyimpulkan bahwa tidak ada pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut. Sehingga tidak dilanjutkan dengan membuat laporan polisi.

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu